Dampak Kecanduan HP, 2 Remaja Alami Gangguan Jiwa dan Tak Nyambung Diajak Bicara

PERISTIWA | 18 Oktober 2019 17:51 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Sebuah panti rehabilitasi mental di Kabupaten Bekasi, Yayasan Al Fajar Berseri, tengah merehabilitasi dua orang mengidap gangguan kejiwaan diduga akibat pengaruh telepon genggam.

"Sebetulnya tiga orang, tapi yang satu sudah pulang, karena kondisinya sudah membaik," kata Ketua Panti Rehabilitasi Mental Yayasan Al Fajar Berseri, Marsan Susanto, Jumat (18/10).

Dia menyebut, ketiga pasien gangguan jiwa itu yakni W, asal Lampung. Kemudian T (16) dari Bekasi dan I (17) asal Medan. Hanya W yang sudah pulang beberapa waktu lalu setelah direhabilitasi selama empat bulan.

"Yang dua ini sepertinya syarafnya sudah kena, jadi bicaranya sudah enggak nyambung," ujar dia.

1 dari 1 halaman

Bermain Game HP Hingga Dini Hari

Dia menambahkan, keduanya jika ada orang main telepon genggam berupaya merampas. Karena itu, selama setahun terakhir direhabilitasi, pihaknya berupaya memulihkan kondisi kejiwaan dengan memberikan terapi.

"Pemberian terapi pada umumnya, yang paling utama adalah selalu memberi nasihat, dan mengupayakan mereka ngurus dirinya sendiri," ujar dia.

Berdasarkan keterangan orang tua, kata dia, mereka mulai kecanduan telepon genggam ketika bermain hingga larut malam bahkan sampai dini hari. Ketika ponselnya diambil, mereka berani melawan hingga melakukan kekerasan.

"Mereka terbuai, yang harusnya tidur jam 10 malam. Tapi sampai jam 1 jam 2 masih main handphone," ujar dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Gara-Gara Kecanduan Game HP, 3 Anak di Semarang Jalani Terapi Gangguan Jiwa
Pasien Anak Kecanduan Game di RSJD Solo Melonjak
Masalah Kecanduan Gawai pada Anak Sudah pada Tahap Memprihatinkan
Sejumlah Gejala Fisik dan Mental yang Mungkin Dialami Karena Kecanduan Internet
Puasa Dopamin, Tren Teknologi Baru yang Populer di Silicon Valley
3 Mahasiswa UI Bikin Jam Tangan Pintar Atasi Kecanduan Internet