Dari Batik hingga Jeruk Ada di Pawai Sepeda Hias Banyuwangi

PERISTIWA » BANYUWANGI | 12 Agustus 2019 17:00 Reporter : Mohammad Ulil Albab

Merdeka.com - Pawai sepeda hias yang diikuti para pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) berlomba menampilkan sepeda hias dengan tema SDM Unggul, Indonesia Maju. Dalam pawai tersebut beragam potensi di Banyuwangi seperti batik hingga jeruk tampil dalam desain kostum dan sepeda hias.

Sejak pagi para penonton tampak dengan setia menonton di tepi-tepi jalan yang menjadi rute pawai mulai dari halam Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (12/8).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan apresiasinya atas karya kreatif para pelajar Banyuwangi. Menurutnya rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT kemerdekaan RI tersebut bisa menumbuhkan rasa nasionalisme.

©2019 Merdeka.com

"Di bulan Agustus ini kita diajak mencintai kemerdekaan melalui berbagai segmen. Dan anak-anak sangat suka bersepeda dan menghias sepeda. Ini bagus sekali untuk menumbuhkan kecintaan mereka pada tanah airnya," ujar Anas.

Anas juga mengaku terkesan dengan hiasan yang ditampilkan. Menurutnya potensi daerah yang banyak diperagakan para peserta bisa menjadi jurus untuk mengangkat kearifan lokal.

"Tadi saya lihat hiasannya bagus-bagus dan disesuaikan dengan temanya. Misal tema tentang batik, juga disampaikan tentang sejarah batik. Tema tentang jeruk, juga dijelaskan tentang varian dan manfaat jeruk. Jadi temanya lebih beragam, mengangkat budaya lokal, dan enggak melulu soal perang saja. Ini sekaligus mengingatkan kita bahwa kemajuan sektor-sektor di daerah adalah bagian dari peran kita dalam mengisi kemerdekaan," katanya

©2019 Merdeka.com

Dalam pawai sepeda hias, tampak ada yang menampilkan potensi hasil bumi Banyuwangi seperti buah naga, jeruk, pisang yang menghias sepedanya.

Peserta juga tampak menampilkan potensi kelautan dan perikanan, batik, kuliner Banyuwangi, budaya khas Banyuwangi seperti kebo-keboan dan gandrung.

Tempat wisata Pulau Merah dan Ijen yang menjadi destinasi wisata unggulan juga tak ketinggalan. Ada pula ajakan mencintai olahraga dan membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur, serta gerakan mencintai masjid.

(mdk/hhw)