Data Polda Banten: Puluhan Rumah dan Enam Sekolah Rusak Akibat Gempa M 6,6

Data Polda Banten: Puluhan Rumah dan Enam Sekolah Rusak Akibat Gempa M 6,6
Kondisi rumah yang rusak usai gempa di Pandeglang. ©2022 Istimewa
NEWS | 14 Januari 2022 22:06 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Polda Banten melakukan pendataan terhadap dampak gempa bumi di Barat Daya Kecamatan Sumur sekira pukul 16.05 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,6.

Kabid humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga mengatakan, ffek getaran gempa dirasakan di seluruh wilayah hukumnya. Gempa tersebut menyebabkan dampak kerusakan yang signifikan terutama di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Berdasarkan data oleh personel Polsek jajaran di Kabupaten Pandeglang, 54 unit rumah, tiga unit sekolah, dua unit musala dan satu unit puskesmas alami kerusakan.

“Satu wanita alami luka berat pada bagian kepala yaitu di Kecamatan Sumur. Sudah ditangani di puskesmas dengan menjahit luka,” katanya dalam keterangannya, Jumat (14/1).

Sementara itu, dia menambahkan, data dari personel jajaran di Lebak, 40 unit rumah dan tiga unit sekolah alami kerusakan.

“ Satu laki-laki alami luka ringan pada bagian kepala akibat kejatuhan genteng di Kec. Malimping dan satu perempuan an. Sari alami luka ringan pada bagian kepala akibat kejatuhan genting di Kec. Cihara,” terangnya.

Shinto menerangkan, tidak ada kerusakan terjadi pada objek vital PLN Labuan. Sehingga distribusi listrik di kawasan terdampak gempa masih berjalan normal.

Kapolda Banten IJP. Dr. Rudy Heriyanto telah memberikan perintah kepada jajarannya untuk mengutamakan langkah antisipatif, masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada. Bersama dengan unsur Forkopimda, jajaran Polda Banten melaksanakan mitigasi bencana dengan orientasi menyelamatkan warga dan membantu warga yang mengalami musibah

Selain itu, Biro SDM Polda Banten telah menyiapkan tim psikologi untuk melaksanakan giat trauma healing bagi korban gempa.

“Seluruh PJU agar turun ke Polres Lebak dan Polres Pandeglang untuk pastikan kehadiran personel ada di tengah masyarakat,” tutup Shinto. (mdk/fik)

Baca juga:
Sempat Terdampak Gempa, Listrik di Banten Kini Pulih 100 Persen
Gempa Banten Terasa Hingga Jakarta, Penghuni Apartemen Sebut Tembok Seperti Goyang
296 Gardu Listrik Distribusi Terdampak Gempa Banten
Kepala BMKG: Dalam 30 Hari Terakhir Aktivitas Kegempaan di Banten Meningkat
BMKG Sebut Terjadi 5 Kali Gempa Susulan di Banten
Gempa M 6,7 di Banten, Pegawai KPK Panik Berlomba Turuni Tangga

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami