Deklarasi Kampanye Damai, Bawaslu Minta Dua Kubu Capres dan Cawapres Setop Menghujat

PERISTIWA | 23 Maret 2019 11:09 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri), dan Aparatur Sipil Nasional (ASN) dan peserta pemilihan umum (Pemilu) menandatangani komitmen damai jelang kampanye terbuka dalam rapat umum dan iklan kampanye.

Penandatanganan komitmen itu diselenggarakan di halaman Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden diwakili tim sukses masing-masing. Erick Thohir mewakili pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan Mardani Ali Sera mewakili Prabowo-Sandi sebagai capres-cawapres nomor urut 02.

Anggota KPU, Hasyim Asy'ari mengatakan, mengapresiasi seluruh pihak yang berkomitmen menjaga terciptanya Pemilu yang damai.

"Kami mewakili KPU menyambut baik inisiasi dari Bawaslu untuk mulai komitmen nasional dan akan diikuti seluruh wilayah Indonesia membangun kesepakatan hari-hari terakhir kampanye rapat umum bisa berjalan aman damai dan demokratis," ujar Hasyim saat menyampaikan sambutannya, Sabtu (23/3).

Senada dengan Hasyim, Ketua Bawaslu Abhan mengingatkan seluruh pihak menjaga stabilitas demokrasi di momen Pemilu. Ia juga mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak saling menghujat ataupun menjatuhkan.

"Pemahaman masyarakat dalam berpolitik merupakan harapan kita bersama dan satu investasi perhelatan Pemilu 2019 yang bermartabat akan bisa terwujud manakala seluruh stakeholder bersinergi tanpa saling menjatuhkan," kata Abhan.

Acara penandatanganan komitmen berlangsung meriah dengan penampilan tarian Saman dari mahasiswa Universitas Budi Luhur.

Baca juga:
Gelar Apel Pengamanan, Wiranto Minta Polri dan TNI Tindak Tegas Pengganggu Pemilu
Kapolda Akui Semua Wilayah Sulsel Masuk Zona Merah Pemilu
Lewat Unggah Foto, Netgrit Ajak Masyarakat Kawal Pemilu 2019
Sri Mulyani: RI Sudah Lalui Pemilu Beberapa Kali, Jadi Tak Usah Dicemaskan
8.722 Penghuni Lapas di Jakarta Terancam Kehilangan Hak Pilih
KPU Batalkan Parpol Ikut Pemilu Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota
Saat 'Superman' Ajak Warga Thailand Berikan Suara untuk Pemilu

(mdk/gil)