Dekranasda Bandung Bawa Rombongan Belajar Perkuat Kerajinan di Banyuwangi

Dekranasda Bandung Bawa Rombongan Belajar Perkuat Kerajinan di Banyuwangi
PERISTIWA » BANYUWANGI | 26 November 2019 18:02 Reporter : Mohammad Ulil Albab

Merdeka.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded bersama 30 timnya belajar bagaimana meningkatkan industri kerajinan lokal di Kabupaten Banyuwangi.

Siti Oded mengapresiasi Dekranasda Banyuwangi yang dinilai mampu mengkolaborasikan regulasi pemda dengan potensi yang ada dalam masyarakat sehingga industri kerajinan di daerah ini berkembang signifikan.

"Inilah alasan kami ke Banyuwangi untuk belajar bagaimana Dekranasda banyuwangi meningkatkan kualitas pengrajin lokal. Sehingga produknya bisa diterima pasar regional hingga mancanegara," kata Ny. Siti Oded, saat diterima Ketua Dekranasda Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (25/11). Rombongan dekranasda Kota Bandung ini akan belajar di Banyuwangi Rabu (27/11).

Tak hanya belajar, kedatangan Dekranasda Bandung bersama rombongan juga untuk menjajaki kemungkinan kerja sama agar bisa memperkuat industri kreatif di Kota Bandung yang memiliki keterbatasan di bidang Sumber Daya Alam (SDA).

"Potensi kami banyak, hanya saja Sumber Daya Alam (SDA) nya terbatas. Kalau ada SDA yang bisa dikerjasamakan, mungkin Banyuwangi bisa memasok bahan serat ke Bandung, atau bahan baku lainnya. Jadi ada business matching," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani membuka luas peluang kerja sama yang diajukan Dekranasda Bandung.

"Semoga kunjungan ini bisa kita jadikan ajang sharing untuk membangun daerah lewat dekranasda. Kami juga senang jika bisa terjalin kerja sama untuk membangkitkan industri kreatif," katanya.

Dia menjelaskan, ada beberapa hal yang telah dilakukan Dekranasda untuk mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) maupun Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi maju. Di antaranya menggelar berbagai pelatihan, mulai batik, kopi, hingga internet marketing untuk mendongkrak pemasaran produk via daring.

"Kami juga telah membuka SMK jurusan batik dan kopi. Ini sebagai upaya untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini kepada anak-anak Banyuwangi utamanya di bidang batik dan kopi yang memang berlimpah di sini," ujarnya.

Selama di Banyuwangi, Dekranasda Kota Bandung mengunjungi sejumlah pusat pelayanan publik seperti pendopo dan lounge pemkab, mencicipi kopi khas Banyuwangi , dan mengunjungi galeri batik yang mendiplay berbagai motif batik Banyuwangi produksi sejumlah IKM lokal.

Mereka juga ke sejumlah IKM, seperti batik Gondo Arum dan Banyuwangi Creative Craft. Selain itu, juga dijadwalkan mengeksplorasi destinasi wisata. Diantaranya, Bangsring Under Water. (mdk/hrs)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami