Delapan ABG di Mojokerto terjaring razia satpol PP di tempat karaoke

PERISTIWA | 8 Maret 2018 03:03 Reporter : Budi Widayat

Merdeka.com - Satpol PP Kota Mojokerto, Jawa Timur, bersama Polisi dan TNI, menggelar razia di sejumlah tempat karaoke pada Rabu (7/3) sore. Delapar anak baru gede (ABG) yang sebagian masih berstatus pelajar, terjaring razia. Mereka dibawa ke Kantor Satpol PP karena tidak membawa identitas diri.

Razia dilakukan petugas gabungan di dua tempat karaoke, yakni Royal karaoke di jalan Pahlawan dan MK karaoke di jalan Mojopahit, Kota Mojokerto. Petugas menyasar pengunjung karaoke yang tidak membawa identitas diri. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan dan peredaran narkoba.

"Sasarannya penyakit masyarakat (pekat) serta kenakalan remaja terutama para pelajar dan penggunaan peredaran narkoba. Kita sasar tempat tempat karaoke yang biasanya dibuat mangkal anak-anak pelajar," kata Hatta Amrulloh, Kasi Operasional Satpol PP Kota Mojokerto, Rabu (7/3).

Ada delapan ABG yang diamankan petugas Satpol PP karena saat diperiksa tidak bia menunjukkan kartu identitas diri. Mereka didata dan diberikan pembinaan.

"Ada delapan orang yang kita amankan. Dari delapan itu di antaranya pelajar yang masih di bawah umur. Mereka kita data dan kita beri pembinaan supaya. Untuk pelajar kita koordinasikan dengan pihak yang terkait dan sekolah," jelas Hatta.

Selain tempat hiburan malam, petugas Satpol PP juga menyasar bangunan liar yang ada di sepanjang sungai. Termasuk spanduk dan baliho yang dipasang menyalahi aturan dan tidak ada izinnya.


Gelar razia, Polresta Surakarta sasar pemotor di bawah umur dan pelajar
Bolos sekolah main di warnet, puluhan pelajar SD sampai SMA di Palembang
Tujuh pelajar teler usai pesta mabuk lem
Kepergok bolos sekolah, belasan pelajar di Mojokerto dihukum push up
Puluhan siswa di Mojokerto kocar-kacir digerebek saat pesta miras
Pelanggar lalu lintas di Kupang didominasi pelajar
Polisi Mojokerto akan tilang pelajar yang konvoi kelulusan

(mdk/lia)