Delapan pendaki tersesat Gunung Raung ditemukan selamat

PERISTIWA | 9 Februari 2016 14:32 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - SAR gabungan dari badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso dan Basarnas Jember, Jawa Timur, berhasil menyelamatkan delapan pendaki yang tersesat di Gunung Raung sejak Senin (8/2). Delapan pendaki itu adalah Rico Septian, Alvian Novamka Napilin, Paratama Yudha Nugraha, Charlowyk Nicolas, Fandi Achmad M, Sulton A, Wahyu Nur Syahroni, serta seorang siswi Wildarani Nur R.

Meskipun selamat, delapan pendaki itu ditemukan dalam kondisi lemas dan kedinginan, dan bahkan salah satu pendaki mengalami luka lecet di bagian kakinya.

"Mereka tersesat karena cuaca buruk di atas puncak gunung saat mereka turun, dan pendaki ini juga kehabisan bekal, serta salah satu pendaki ada yang sakit karena kedinginan," kata salah satu anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) Jember Jefri seperti dilansir Antara, Selasa (9/2).

Delapan pendaki mengatasnamakan Siswa Pecinta Alam (Sispala) SMA Kabupaten Jember ini kedinginan setelah diterjang hujan dan badai di atas puncak Gunung Raung, yang memiliki ketinggian 3.222 meter dari permukaan laut (mdpl).

"Mereka kami temukan di pondok motor, perjalanan dari bawah sekitar enam jam, dan Tim SAR gabungan berangkat ke atas melakukan pencarian mulai Selasa pukul 00:00 WIB ," kata Jefri.

Para pendaki yang masih duduk di kursi kelas dua SMA Negeri 4 dan SMAN 1 Jember ini dievakuasi melalui jalur pendakian Pondok Motor di Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Sebab, delapan pelajar ini juga melalui jalur sama saat mendaki.

(mdk/noe)