Demam 3 Hari, WN Malaysia di Kukar Diisolasi di RSUD AM Parikesit

Demam 3 Hari, WN Malaysia di Kukar Diisolasi di RSUD AM Parikesit
PERISTIWA | 5 Februari 2020 13:03 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Seorang pria warga negara Malaysia usia 39 tahun, pekerja perusahaan kebun sawit di Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, masuk ruang isolasi RSUD AM Parikesit, Selasa (5/2) malam, lantaran gejala demam 3 hari ini. Pasien itu kini dalam pemantauan tim medis.

Pasien itu, tiba di Kembang Janggut, Minggu (2/2) lalu. Di hari yang sama, dia menderita demam dan keluhan lainnya. Meski sudah diberi obat, gejala tidak kunjung sembuh sehingga dirujuk ke RSUD AM Parikesit, di Tenggarong.

"Kami terima pasien itu, dengan keluhan demam, batuk dan nyeri tenggorokan," kata Direktur RSUD AM Parikesit Tenggarong dr Martina Yulianti, dalam penjelasan dia di kantornya, Rabu (5/2).

Martina menerangkan, penanganan pasien itu, sesuai dengan pedoman kewaspadaan virus corona yang dikeluarkan Kemenkes. "Dirawat di ruang isolasi, agar tidak menimbulkan kekhawatiran pasien lainnya. Sesuai kategori, pasien ini masuk dalam pemantauan kami," ujar Martina.

Dari histori keberadaan pasien bersangkutan sebelum tiba di Kembang Janggut, diketahui pasien tersebut tidak pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi terpapar virus corona.

"Juga tidak berkunjung ke rumah sakit, yang memiliki pasien terkonfirmasi (virus corona). Jadi, tidak ada indikasi perawatannya masuk pengawasan, yang berada satu tingkat di atas pemantauan," sebut Martina.

"Meski demikian, pasien terus dalam pemantauan kami. Kalau demam dan batuk berkurang, pasien akan kami pindahkan ke ruang rawat biasa. Yang jelas, kami berpedoman pada aturan Kemenkes," tambah Martina.

Martina kembali menegaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari pasien WN Malaysia itu. "Hanya saja memang, sewaktu di Kembang Janggut, sempat diminumkan obat tapi masih demam. Kebetulan, pasien dari WN Malaysia. Sehingga dirujuk ke kami," ujarnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Dampak Virus Corona, Ekonomi RI Bisa Terkoreksi 0,29 Persen
Menaker Ida Beri Respon Cepat Soal Kabar WNI Terpapar Virus Corona di Singapura
Anak Disabilitas di China Meninggal Saat Ayahnya Dikarantina Karena Virus Corona
Heboh Virus Corona, Anak Ahok Curhat Soal Diskriminasi
Heboh Virus Corona, Harga Bawang Putih Naik 2 Kali Lipat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami