Demo di Depan Monumen Mandala Makassar, Mahasiswa Kecam Rasisme Papua

PERISTIWA » MAKASSAR | 26 Agustus 2019 15:07 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Sebanyak 30 mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Makassar untuk West Papua berunjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, depan monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Senin, (26/8). Mereka mengutuk tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia seperti di Surabaya, Malang, Semarang dan terakhir di Makassar.

Bukan hanya mahasiswa asal Papua, mahasiswa asal Makassar juga ada di barisan ini, bergabung dalam Solidaritas Makassar untuk West Papua. Satu persatu berbagi kesempatan berorasi di tengah aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Aan, mahasiswa Makassar selaku perwakilan di kelompok ini mengatakan, aksi yang mereka gelar hari ini adalah bentuk reaksi terhadap rasisme yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

"Kami mengecam kejadian tersebut. Ada statemen aparat dan pemerintah bahwa itu hanya kesalahpahaman. Statemen ini menunjukkan ketidakseriusan. Padahal rasisme itu adalah bentuk pelanggaran terhadap kemanusiaan. Ada manusia yang diinjak harga dirinya," kata Aan.

Kata Aan lagi, dirinya tidak membenarkan saudara-saudara Papua yang dilempar dan diintimidasi. Persoalan di Papua sesungguhnya ada di hulunya.

"Tapi soal rasisme itu hanya sebagian dari kejadian lebih besar," kata Aan.

Kurang lebih satu jam berunjuk rasa, akhirnya mereka bubar dikawal polisi meninggalkan lokasi. Meski sebelumnya nyaris ribut karena di tengah aksinya sejumlah orang dari kelompok lain mendekat.

Baca juga:

Menteri Nasir Jamin Mahasiswa Papua di Seluruh Indonesia akan Dilindungi
Polda Jatim Periksa Korlap Ormas Mak Susi Terkait Insiden di Asrama Mahasiswa Papua
Seruan Perdamaian untuk Masyarakat Papua
Lagu Papua Bergema di Surabaya
Soal Papua, Zulkifli Hasan Ingatkan Pemerintah Hati-hati
VIDEO: Menteri Pertahanan Minta Pelaku Rasisme Untuk Diproses Hukum

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT