Demo Hari Buruh 1 Mei, Jalur Menuju Kawasan Istana Ditutup

Demo Hari Buruh 1 Mei, Jalur Menuju Kawasan Istana Ditutup
PERISTIWA | 1 Mei 2019 09:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Aksi demo buruh yang jatuh pada 1 Mei atau May Day disambut Istana Negara dengan bloking jalur dengan kawat berduri. Tidak tanggung-tanggung, jaraknya pun cukup jauh dari kantor Presiden Joko Widodo bekerja.

Pantauan Liputan6.com, Rabu (1/5), seluruh jalan menuju Istana Negara ditutup. Lalu lintas pun dialihkan ke jalur alternatif sekitar.

Lokasi yang ditutup kawat berduri ada tiga titik. Mulai dari Jalan Medan Merdeka Utara depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Medan Merdeka Barat kawasan Patung Kuda, dan Jalan Majapahit dekat Harmoni arah Istana Negara.

2019

©2019 Merdeka.com

Hingga pukul 09.00 WIB, buruh yang akan menggelar demo di depan Istana Negara belum tampak. Sementara petugas dari kepolisian pun juga belum siaga berjaga.

Kendaraan taktis jenis Barracuda dan anti huru-hara sudah ditempatkan di belakang kawat berduri.

Sejumlah polisi lalu lintas membantu pengalihan arus jalan. Kemacetan tampak terjadi di Jalan Merdeka Timur mengarah ke Masjid Istiqlal. Pengendara dilarang melalui sekitaran Monumen Nasional atau Monas di Jalan Medan Merdeka Utara.

Lajur Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Balaikota dan sebaliknya masih dibuka. Namun pengendara akan dialihkan menuju Jalan Thamrin dan tidak diperkenankan melalui Jalan Medan Merdeka Barat.

Sementara itu di kawasan Bundaran HI, puluhan personel kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah bersiaga di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat. Mobil pemadam kebakaran hingga ambulans juga sudah disediakan di sejumlah titik.

2019

©2019 Merdeka.com

Hingga pukul 09.00 WIB, penutupan jalan pun belum dilakukan. Akan tetapi, kawat berduri telah disediakan oleh pihak Kepolisian. Sejumlah masyarakat pun juga memanfaatkan pagi ini untuk berswafoto di kawasan Bundaran HI.

Peringatan May Day 2019 akan dilakukan puluhan ribu buruh dari Jakarta dan sekitarnya. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, ribuan personel gabungan Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta dikerahkan ke dua lokasi perayaan Hari Buruh di Jakarta, (Rabu (1/5/2019).

"Ada dua lokasi, pertama di lokasi Istora Senayan kita siapkan sekitar 1.500 personel gabungan dan kedua di Istana Negara ada 25.000 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Di Istana Negara, kata Argo, buruh akan menyampaikan tuntutan kepada pemerintah. Sementara di Istora Senayan akan diadakan pertemuan dan orasi.

"Nantinya ada sekitar estimasi 30.000 hingga 40.000 buruh yang ada di berbagai lokasi untuk melaksanakan kegiatan, seperti kegiatan di Istana Negara untuk menyampaikan beberapa tuntutan. Kemudian, ada juga kegiatan karnaval, mobil hias, dan bantuan sosial (bansos)," beber Argo.

Reporter: Nanda Perdana Putra dan Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
Buruh Merangsek, Minta Polisi Buka Kawat Berduri Menuju Istana
Istana Negara Disterilkan, Aksi May Day Dipusatkan di Sekitar Patung Kuda
Beredar Pesan Berantai Aksi May Day akan Rusuh, KSPSI Pastikan Hoaks
Kapolda Metro Cek Kesiapan Personel Amankan May Day di Patung Kuda
May Day 2019, Kasus Persekusi & PHK Sepihak Hantui Jurnalis Indonesia
Diundang ke Istana, Pimpinan Serikat Buruh Sebut Jokowi Terima Sejumlah Tuntutan
Hari Buruh 2019, KRPI Suarakan TriKarsa Rakyat Pekerja dan Dukungan untuk Jokowi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5