Demo Lagi Besok, BEM SI Desak Jokowi Batalkan UU Cipta Kerja

Demo Lagi Besok, BEM SI Desak Jokowi Batalkan UU Cipta Kerja
Demo Mahasiswa. ©2019 Liputan6.com/Ady Anugrahadi
NEWS | 19 Oktober 2020 20:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar demonstasi menolak UU Cipta Kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10). Sebanyak 5.000 mahasiswa diperkirakan akan turun ke jalan mendesak Presiden Joko Widodo mencabut UU Cipta Kerja lewat Perppu.

Remy menyampaikan, pihaknya tetap menyampaikan #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Mahasiswa kecewa dengan usulan pemerintah untuk menggugat UU Cipta Kerja ke MK. Padahal, Presiden bisa langsung membatalkan UU tersebut.

Mahasiswa menilai upaya menguji materi UU tersebut ke MK bukan solusi efektif. Remy menambahkan, mahasiswa juga menyoroti soal aksi represif aparat kepada mereka yang menolak UU tersebut.

"Belum lagi berbagai tindakan represif dari aparat kepolisian pada massa aksi yang menolak UU Cipta Kerja serta berbagai upaya penyadapan terhadap para aktivis dan akademisi yang menolak UU Cipta Kerja," kata Remy dalam keterangan tertulis, Senin (19/10).

BEM SI tegas menolak UU Cipta Kerja karena dinilai merampas hak hidup seluruh rakyat Indonesia dan lebih banyak menguntungkan penguasa dan oligarki.

"Pasca disahkannya UU Cipta Kerja pada Senin, 5 Oktober 2020, dari Sabang sampai Merauke melakukan penolakan terhadap pengesahan UU Cipta Kerja," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi (mdk/ray)

Baca juga:
Mahfud Tegaskan Pemerintah Tak Melarang Demo dan Tidak Perlu Izin
CEK FAKTA: Hoaks Tidak Ada Pendemo yang Terpapar Covid-19
Dinkes Sumsel Belum Temukan Kasus Covid-19 dari Klaster Demo UU Cipta Kerja
Besok Ada Demo, Kapolda Metro Tegaskan Tak Keluarkan Izin
Polda Metro Klaim Kantongi Provokator Ajak Pelajar Demo Rusuh di DKI

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami