Deni Fauzi Menyerahkan Diri ke Polisi Usai Tikam Teman hingga Tewas

PERISTIWA | 18 Juni 2019 20:02 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Deni Fauzi alias Aden alias Deden (21) akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Warga Dusun II Desa Bangun, Kecamatan Pulo Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumut ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membunuh temannya Riswan Effendi (28).

Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu memaparkan, Deni diamankan pada Senin (17/6) sore. "Tim gabungan mendapatkan informasi dari keluarga pelaku bahwa pelaku berada di rumah kosong milik saksi Adi, tepatnya di depan masjid Dusun II dan akan menyerahkan diri. Selanjutnya tim melakukan penjemputan dibantu pihak keluarga. Pada pukul 16.30 Wib tim gabungan membawa pelaku ke Polres Asahan untuk diperiksa lebih lanjut," katanya, Selasa (18/6).

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa: 1 unit sepeda motor RX-King, sebilah pisau, sepasang sandal jepit, sepasang sandal wanita, sehelai kaus oblong biru tua, dan sehelai celana jins biru berlumur darah.

Pembunuhan Riswan terjadi di Desa Alang Bonbon, Kecamatan Kuasan, Kabupaten Asahan, Minggu (16/6) sekitar pukul 22.00 Wib. Deni menggorok dan menikami temannya itu karena persoalan gadai handphone (HP).

Deno menggadaikan HP kepada Riswan. Namun, HP itu telah dijual korban.

Sebelum kejadian, Minggu (16/6) sekitar pukul 21.00 Wib, Deni bersama adik dan temannya mendatangi Dusun VI, Desa Alang Bonbon, Aek Kuasan, Asahan, yang merupakan tempat tinggal korban. Mereka ke lokasi hiburan organ tunggal untuk memanggil Riswan.

"Sebelumnya pada waktu di perjalanan mengendarai motor, pelaku bercerita kepada saksi bahwa dia akan berduel hidup mati melawan korban," jelas Faisal.

Pelaku dan rekan-rekannya makan di warung. Mereka bertemu dengan Riswan.

Sempat terjadi cekcok antara Deni dan Riswan. Mereka saling dorong. Deni kemudian memiting lalu menggoroknya.

"Setelah itu korban berontak dan pelaku kembali menusukkan pisau beberapa kali kepada korban," sebut Faisal.

Adik pelaku sempat berupaya melerai. Namun, tangannya justru terluka kena sayat pisau.

Setelah korban terkapar, Deni kabur sembari membuang pisau belati bergagang kayu ke semak-semak. Keesokan harinya dia menyerahkan diri.

Baca juga:
Gara-Gara HP, Pemuda di Asahan Gorok Teman
Pasutri di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas Penuh Luka Bacok di Kebun Karet
Sakit Hati, Juragan Durian Coba Habisi Sekeluarga Pensiunan Polisi
Kisah Suami Gadaikan Istri Berujung Pembunuhan Salah Sasaran di Lumajang
Seorang Nenek di Karawang Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Dibunuh Pencuri
Seorang Kakek di Kutai Kartanegara Dirampok, Jasad Dibuang ke Sungai

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT