Densus 88 Antiteror Tangkap 2 Orang di Bali

PERISTIWA | 11 Oktober 2019 21:21 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Detasemen Khusus 88 antiteror mengamankan dua orang diduga anggota jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) di wilayah Bali. Keduanya dikabarkan berinisial AT dan ZAI. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Betul telah ditangkap di Bali inisial AT dan ZAI di wilayah Bali," kata Hengky Widjaja, Jumat (11/10) malam.

Hengky belum menjelaskan secara rinci terkait penangkapan tersebut, kapan dan tempatnya di mana. Dia hanya menjelaskan bahwa keduanya masih dilakukan pendalaman atau pemeriksaan. "Sedang dilakukan pendalaman pemeriksaan," ujar Hengky.

Sebelumnya, Densus 88 juga menggeledah indekos di Jalan Gunung Batu, Kota Bandung. Itu berkaitan dengan tindak lanjut penangkapan seorang pria berinisal WBN yang diduga terafiliasi dengan ISIS. Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Kamis (10/10) itu, anggota Densus 88 menyita satu bungkus gotri airsoft gun, empat isi ulang gas airsoftgun, satu pisau belati, sejumlah dokumen fotokopi, catatan nomor ponsel dan beberapa pakaian.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa WBN sudah diamankan terlebih dahulu beberapa hari sebelum penggeledahan.

"Penggeledahan dilakukan di kamar kosan dekat bengkel di Jalan Gunung Batu, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Itu berkaitan dengan pria yang diduga terlibat kelompok teroris," kata Trunoyudo saat dihubungi, Jumat (11/10). (mdk/cob)

Baca juga:
Jejak Penusuk Wiranto Selama Diintai Densus 88
Usai Penusukan Wiranto, Polisi Deteksi Kelompok Anarkis di Jatim
Geledah Indekos Mahasiswa Terduga Terafiliasi ISIS, Densus 88 Amankan Pisau dan Gotri
Mabes Polri Sebut Polwan Terpapar Radikalisme Aktif Komunikasi dengan JAD Bekasi
Bripda Nesti Ode Samili Terpapar Paham Radikal dari Sosmed

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.