Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Sukoharjo

PERISTIWA | 18 November 2019 11:09 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap Imam, seorang pria warga Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (17/11) malam. Imam diamankan saat pulang ke rumah kontrakan seusai salat Isya di Masjid Baitul Hamdi, Dukuh Jati Arum RT 02 RW 11 Desa Mranggen Kecamatan Polokarto, tak jauh dari rumahnya.

Ketua RT 02 RW 11 Ahmad Sutisna (49) membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dirinya sebagai ketua RT bersama kepala desa, Kapolsek Polokarto dan Komandan Koramil setempat.

"Yang ditangkap semalam namanya Imam, umurnya sekitar 35 tahun. Katanya setiap hari kerjanya jualan online," ujar Sutisna saat ditemui merdeka.com di rumahnya, Senin (18/11).

Usai ditangkap, Imam langsung dimasukkan ke mobil dan dibawa pergi ke arah timur. Banyak warga yang menyaksikan peristiwa tersebut. Saya ditangkap, Imam sedang bersama anak pertamanya.

"Saya tidak melihat langsung karena masih di dalam masjid. Tapi anaknya menangis, manggil ayahnya. Abi, abi gitu," katanya.

1 dari 1 halaman

Imam Pribadi Baik

Menurut dia, rumah yang di kontrak Imam bukan kosong, namun rumah milik kakaknya yang tidak dihuni. Saat memgontrak Imam mengaku sebagai warga Jombo, Sukoharjo. Dia tinggal bersama istri dan 4 orang anaknya. Sedangkan istrinya juga merupakan warga Sukoharjo, Kecamatan Tawangsari.

"Dia ngontrak rumah kakak saya sudah satu tahun dua bulan. Katanya mau diperpanjang. Kalau orangnya baik, salatnya juga baik," pungkas dia. (mdk/ray)

Baca juga:
Pria Terduga Teroris di Cilacap sudah Lama Diintai Polisi
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cilacap
Beredar Kabar Densus 88 Tangkap Seorang Driver Ojek Online di Kota Serang
Ditusuk Terduga Teroris di Deli Serdang, Anggota Densus 88 Luka di Pinggang & Paha
18 Tersangka Teroris Terkait Bom Mapolrestabes Medan Ditangkap

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.