Depok Keluarkan Aturan Tak Boleh Makan di Tempat dan Mal Tutup Jam 19.00 WIB

Depok Keluarkan Aturan Tak Boleh Makan di Tempat dan Mal Tutup Jam 19.00 WIB
Jalan Margonda Depok. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius
PERISTIWA | 21 Juni 2021 20:02 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Lonjakan kasus sangat tinggi di Kota Depok. Berdasarkan data pada 20 Juni terjadi 653 kasus baru. Sehingga total kasus aktif mencapai 4.241 atau atau 7,75 persen. Positivity rate mencapai 38,29 persen.

"Tingkat keterisian rumah sakit untuk ruang ICU 96,36 persen dan isolasi 86,37 persen," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/6).

Dengan kondisi tersebut maka Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok mengambil langkah yang dimuat dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/249/Kpts/Dinkes/Huk/2021. Aturan itu berlaku sampai 28 Juni. Dalam keputusan tersebut diatur mengenai berbagai hal. Mulai dari work from home (WFH) 75 persen dan work from office (WFO) 25 persen.

Sektor esensial beroperasi 100 persen dengan pengaturan protokol kesehatan yang ketat. Pusat perbelanjaan beroperasi sampai pukul 19.00 WIB dengan kapasitas 30 persen. "Pasar tradisional beroperasi pukul 03.00-18.00 WIB dengan kapasitas 30 persen," tukasnya.

Restoran, kafe, warung makan dan pedagang kaki lima hanya boleh dibawa pulang (take away). "Dilarang makan dan minum di tempat," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Banyak Kegiatan Dilarang dan Dibatasi...

Halaman

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami