Deretan 10 Perempuan Paling Banyak Diberitakan saat Pandemi Covid-19 di RI

Deretan 10 Perempuan Paling Banyak Diberitakan saat Pandemi Covid-19 di RI
PERISTIWA | 21 April 2020 11:11 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Ada 10 perempuan tercatat yang paling banyak diberitakan selama Pandemi Covid-19 dalam kurun waktu 1 Maret-17 April 2020. Hal itu berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Indonesia Indicator (I2).

Hasil riset Indonesia Indicator (I2) berjudul 'Perempuan Terpegah dan Tervokal di Tengah Pandemi Covid-19' dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, mencatat, sepanjang 1 Maret-17 April 2020, ada 912.315 berita tentang pandemi Covid-19 yang ditulis 2.479 media daring Indonesia.

Data itu dianalisis secara real time menggunakan sistem Intelligence Media Management (IMM) yang berbasis Artificial Intelligence. Banyaknya pemberitaan mengenai perkembangan Covid-19, menunjukkan bagaimana isu ini beredar sangat luas di kalangan masyarakat.

Direktur Komunikasi I2, Rustika Herlambang, mengatakan, I2 menggunakan istilah terpegah atau termasyhur untuk 10 perempuan itu.

"Terpegah punya makna yang lebih netral ketimbang istilah populer yang berarti terkenal dan disukai," kata Rustika dalam keterangan tertulisnya.

Berikut 10 perempuan yang paling banyak diberitakan saat Pandemi:

1. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 5.536 berita.

Menurut Rustika, media banyak memberitakan peran Khofifah dalam menangani pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

"Sebagai gubernur, Khofifah aktif bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menangani pandemi Covid-19," ujar Rustika.

Khofifah juga tak bosan mengimbau warga untuk menerapkan physical distancing dan terus memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di Jawa Timur.

2. Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan 4.279 berita.

Rustika mengatakan, pemberitaan tentang Sri Mulyani berhubungan dengan kebijakan ekonomi untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Salah satunya pencairan anggaran bantuan sosial Program Keluarga Harapan senilai Rp 16,4 triliun untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19," ucap Rustika.

3. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan 1.774 berita.

Menurut Rustika, pemberitaan tentang Retno berkaitan dengan kemitraan Indonesia dengan sejumlah negara untuk menjamin keamanan lalu lintas manusia antarnegara serta rantai pasokan alat kesehatan.

"Retno dan kementerian yang dipimpinnya juga terus memantau kesehatan WNI di luar negeri," katanya.

4. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan 1.678 berita.
5. Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dengan 1.585 berita.
6. Bupati Bogor Ade Yasin dengan 1.428 berita,
7. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dengan 1.244 berita,
8. Jurnalis Najwa Shihab dengan 1.220 berita,
9. Ketua DPR Puan Maharani dengan 1.046 berita,

Seluruh nama-nama ini menjadi sosok yang paling banyak ditunjuk terkait dengan kinerjanya dan aktivitasnya khususnya pada isu pandemik.

10. Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dengan 1.045 berita.

Cellica diberitakan media karena menjadi salah satu bupati perempuan pertama yang dinyatakan positif Corona.

Dalam konteks perempuan terpegah, kata Rustika, posisi figur perempuan itu adalah sebagai objek. "Artinya, figur yang dirujuk oleh media," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Perempuan Tervokal...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami