Detik-detik Penggerebekan Rumah Produksi Sabu di Kalideres, Pelaku Sempat Coba Kabur

PERISTIWA | 24 Juni 2019 20:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Satu unit rumah di Perumahan Citra 2, BH 8/10, Kalideres Jakarta Barat mendadak di datangi Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Minggu (23/6). Mereka ditemani ketua RT setempat mengedor-gedor pintu rumah yang ditengarai sebagai pabrik sabu.

Salah satu, pemilik rumah berinisial D membuka pintu. Belakangan diketahui bahwa itu adalah istri dari Mangendar Warto. Pria yang sedang diburu.

Betapa kagetnya D karena tamu yang bertandang ke kediamannya adalah anggota polisi. D lalu memberitahukan kepada suami.

"Suaminya turun. Saat itu mau kabur, tapi polisi bilang akan kasih tindakan tegas kalau terus tidak koperatif," ucap Ketua RW setempat, Rudi Irawan saat ditemui, Senin (24/6).

Rumah itu digeledah polisi dan tiap ruangan diperiksa. Di lantai 3 terdapat tiga ruangan yang disulap Mangendar menjadi tempat produksi sabu.

Tiap ruangan memiliki fungsi berbeda-beda. Ada ruangan khusus untuk mengekstrak obat-obatan hingga menjadi epedrine prekursor. Kemudian, ruangan peracikan, dan gudang.

Tak cuma itu, rumah mewah milik Mangendar Warto juga dilengkapi kamera pengawas. Ruang pemantauannya menyatu dengan tempat peracikan.

"Peralatannya memang sudah disiapkan begitu rapi. Termasuk tingkat kewaspadaannya. Pelaku ini memasang sejumlah CCTV dan juga voice," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz, Senin (24/6).

Erick menegaskan, di tempat inilah tersangka memproduksi sabu. "Pembuangan di bikin ke atas biar orang curiga bahwa di lantai 3 menjadi lab pembuatan sabu," ujar Erick.

Erick menjelaskan, dalam perkara ini, penyidik menyita sabu seberat 1 kilogram yang sudah siap edar, dan sabu yang masih dalam bentuk cair.

"Ada juga prekursor, semua lengkap, jadi penangkapan ini memenuhi unsur sebagai produsen, dan pada saat kami tangkap tersangka sedang membuat sabu," ucap Erick.

Dari hasil pemeriksaan, pabrik telah beroperasi setahun. Hasil produksinya disebarkan diedarkan di Jakarta. Erick menjelaskan, dalam hal membuat sabu ternyata Mangendar Wanto lebih Antonius Wongso (56) alias Pehng Cun.

"Murid ini lebih jago dari guru, di mana murid bisa hasilkan sabu lebih banyak. Sekali produksi jumlahnya 100 sampai 500 gram. Pelaku dalam seminggu memproduksi sekali atau dua kali. Peralatan pun di sini lebih tertata rapih beda dengan Cipondoh," ujar dia.

Baca juga:
Dua Kurir 10,5 Kg Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup
Penggerebekan Pabrik Sabu Rumahan di Jakbar, Bahan Baku Dibeli dari Belanja Online
Sepak Terjang Pembuat Sabu di Rumah Mewah Kalideres
Olah TKP Pabrik Sabu Berkedok Rumah di Kalideres
Polisi Gerebek Pabrik Sabu Rumahan di Kalideres, 1 Orang Diamankan
Polres Jakarta Barat Gerebek Pabrik Sabu Rumahan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT