Di Rakornas, Bupati Bogor Minta Kementerian PUPR Bangun Jalur Puncak II

PERISTIWA | 13 November 2019 18:30 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Bupati Bogor, Ade Yasin meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangunkan Jalan Poros Tengah Timur (Puncak II) dalam Rakornas Pemerintah Pusat dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Rabu (13/11).

Menurut Ade, pembangunan Jalur Puncak II adalah solusi untuk mengurai kemacetan dan mengurangi beban kendaraan di Jalan Raya Puncak, yang bisa mencapai 19.000 unit, terutama saat musim liburan.

Dia menjelaskan, Pemkab Bogor telah memiliki lahan yang bisa digunakan untuk Puncak II, yang membentang sepanjang 46 kilometer dari kawasan Sentul hingga Cianjur dan dianggap bisa mengurangi kepadatan kendaraan di Jalan Raya Puncak hingga 50%.

"Kami sudah jenuh dengan one way di Puncak. Kanalisasi 2-1 juga pernah dilakukan, tapi tidak berhasil. Ini karena volume kendaraan tidak sebanding dengan badan jalan yang kecil," kata Ade.

1 dari 1 halaman

Dongkrak Ekonomi Rakyat

Selain bisa mengurangi kemacetan, jalan baru ini juga dirasa mampu untuk mendongkrak perekonomian warga sekitar.

"Tapi ada kajian berbeda dari Kementerian PUPR dengan Kabupaten Bogor. Menurut Kemen PUPR, kalau dibangunkan jalan, mereka khawatir malah perumahan yang berkembang. Tapi kajian kami, justru dengan jalan itu, meningkatkan aksesibilitas masyarakat yang berujung pada meningkatnya taraf hidup, perekonomian hingga indeks pembangunan. Dibikin green belt saja jika khawatir jadi banyak perumahan di sana," tegasnya.

Dia pun berharap Kementerian PUPR mulai melirik Puncak II untuk mengatasi masalah kemacetan di Puncak. Karena, kata dia, jika mengandalkan APBD Kabupaten Bogor, tidak memungkinkan.

"Berdasarkan kajian kami, butuh Rp1,2 triliun untuk membangun Poros Tengah Timur. Kalau menggunakan APBD tidak memungkinkan. Anggaran kami minim sementara kebutuhannya banyak," katanya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Biasa Satu Jam, Butuh Waktu 12 Jam dari Pintu Keluar Tol Ciawi ke Cianjur
Akhir Pekan Ini, Jalur Puncak Kembali Diberlakukan Sistem Satu Arah
Uji Coba Sistem 2-1 Tak Dilanjutkan, Jalur Puncak Kembali One Way
Besok, BPTJ Gelar Rapat Evaluasi Soal Sistem 2-1 Jalur Puncak
Polres Bogor Minta BPTJ Tunda Uji Coba Sistem 2-1 Jalur Puncak Tahap Dua
Rencana Pembangunan Jalan Puncak II Kembali Mencuat, Butuh Rp1,2 Triliun