Di Tengah Pandemi Corona, Warga Padati Kawasan Wisata Tawangmangu Hingga Macet

Di Tengah Pandemi Corona, Warga Padati Kawasan Wisata Tawangmangu Hingga Macet
PERISTIWA | 2 Juni 2020 04:03 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Libur akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan warga untuk mengunjungi sejumlah objek wisata Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Banyaknya warga membuat jalur utama kawasan Gunung Lawu tersebut macet.

Padahal sejumlah objek wisata yang dikelola swasta, Pemkab Karanganyar maupun Pemprov Jateng belum dibuka. Pemkab Karanganyar pun juga belum mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) dan tidak menerapkan new normal.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami mengatakan, kawasan puncak Tawangmangu terpantau ramai sejak Minggu (31/5) hingga Senin (1/6). Terlihat dari banyaknya kendaraan yang memadati Jalan Solo-Tawangmangu.

"Hari Minggu kemarin arus lalulintas sempat macet di Tawangmangu. Kami sampai harus turun ke lapangan membantu mengatur lalu lintas," ujar Dewi, Senin (1/6).

Menurut Dewi, berdasarkan pelat nomor kendaraan, kebanyakan pengunjung datang dari Karanganyar, Solo, Sukoharjo, Sragen dan lainnya. Kemacetan di puncak diperparah adanya kendaraan mogok di tengah jalan akibat tidak kuat menanjak. Selain itu, banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan untuk membeli oleh-oleh.

"Kami sampai berlakukan pengalihan arus. Kendaraan yang turun kita lewatkan jalur Matesih, yang naik lewat jalur utama," katanya.

Dia menambahkan tim gabungan kepolisian, TNI dan relawan pun hari ini melakukan operasi masker kepada pengendara yang masuk wilayah Tawangmangu. Selain itu, polisi sekaligus menjaring sepeda motor berknalpot bising. Razia yang diadakan dari 26 Mei hingga 1 Juni 2020 berhasil mengamankan 92 kendaraan bermotor.

"Yang kedapatan tidak pakai masker diminta memakai masker. Kita juga awasi yang tidak melakukan protokol kesehatan diberikan teguran petugas tim gabungan," ucapnya.

Public Relation Manager Nava Hotel Tawangmangu, Devi Susanti menyampaikan, sejak libur Lebaran sepekan lalu okupansi hotelnya hampir 100 persen. Kondisi tersebut bertahan hingga hari ini. Dia menyebut, meski objek wisata belum dibuka, namun antusias warga untuk ke Tawangmangu tidak bisa dibendung.

"Dua hari ini Tawangmangu sangat ramai. Kemarin sampai macet parah. Hari ini juga masih ramai, hotel kami masih penuh. Okupansinya hampir 100 persen," katanya. (mdk/noe)

Baca juga:
Mulai Stres Tinggal di Rumah, Turis di Badung Minta Pantai Dibuka buat Surfing
Sempat Diserbu Wisatawan, Lalu Lintas Jalur Puncak Bogor Kini Normal
Warga Penuhi Kawasan Wisata Kebun Teh di Puncak
Hingga H+6 Lebaran, 2.971 Kendaraan Menuju Lokasi Wisata Anyer Diputar Balik
Situs Bersejarah Thailand, Ayutthaya Siap Terima Turis Kembali
Ditutup, Jutaan Bunga di Hitachi Seaside Park Mekar tanpa Disaksikan Pengunjung

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5