Dianggap Bela Diri, Kasus Warga Langsa Bunuh Pencuri Bebek Dihentikan Polisi

Dianggap Bela Diri, Kasus Warga Langsa Bunuh Pencuri Bebek Dihentikan Polisi
Ilustrasi borgol. shutterstock
NEWS | 17 Mei 2022 21:33 Reporter : Alfath Asmunda

Merdeka.com - Seorang pencuri bebek berinisial MJ (22) di Kota Langsa, Aceh, tewas ditikam pemilik hewan ternak tersebut SF (17). Kasus penikaman pencuri itu disetop karena pelaku SF dianggap polisi membela diri dalam keadaan darurat.

"SF tidak dapat dipidana karena membela diri dalam keadaan darurat, sebagaimana tertuang dalam Pasal 49 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” kata Pelaksana Harian (Plh) Sat Reskrim Polres Langsa Iptu Imam Aziz Rachman, Selasa (17/5).

Dia menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/5) lalu sekitar pukul 01.30 WIB. MJ datang ke kandang bebek di samping rumah SF di Desa Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro. Dia ingin mencuri hewan ternak tersebut.

2 dari 2 halaman

Pelaku Dengar Gaduh di Samping Rumah

SF yang berada di rumah, kaget mendengar suara gaduh dari samping rumahnya. Dia lantas keluar rumah dan melihat MJ sedang beraksi mencuri bebek.

SF kemudian masuk lagi ke rumah dan mengambil pisau dapur untuk antisipasi jika MJ juga membawa senjata tajam. Dia lalu menemui MJ.

Ketika dipergoki SF di kandang bebek, MJ lebih dulu memukul SF dengan tangan. Perkelahian pun terjadi.

“SF menusuk MJ pakai pisau hingga tewas ini untuk membela diri. Luka tusuk yang dialami MJ di beberapa titik bagian tubuhnya, yakni perut, leher, dan punggung,” kata Imam. (mdk/gil)

Baca juga:
40 Unit Komputer di SMAN 25 Bandung Hilang Digondol Maling, Kerugian Capai Rp400 Juta
Pemkab Mukomuko Ajukan Penangguhan Penahanan 40 Petani Kasus Pencurian Sawit
Terlihat Jelas, Tampang Penumpang Fortuner Tega Curi HP Pelayan di Bogor
VIDEO: Terlihat Jelas! Ini Tampang Penumpang Fortuner Pencuri Hp
Curi Kotak Amal, Pemuda di Jember Cuma Dapat Rp12.000 dan Babak Belur
Pencuri di Makassar Dihakimi Warga hingga Alat Vitalnya Robek
Pria Ini Gagal Curi Motor di Duren Sawit karena Bannya Copot

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami