Dianggap Jadi Penyebab Banjir, 38 Lapak Pedagang di Semarang Dibongkar

Dianggap Jadi Penyebab Banjir, 38 Lapak Pedagang di Semarang Dibongkar
Puluhan lapak pedagang di Semarang dibongkar Satpol PP. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 13 Januari 2022 18:58 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membongkar 38 lapak pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Terminal Terboyo, Semarang, Kamis (13/1). Puluhan bangunan terpaksa dibongkar dengan menggunakan alat berat karena melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang PKL.

"38 lapak kita terpaksa bongkar hari ini, karena PKL itu melanggar ketertiban dan kenyamanan serta dianggap menjadi penyebab banjir yang terjadi di sepanjang jalan Pantura Terboyo," kata Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, Kamis (13/1).

Dia menyebut untuk para pedagang maupun warga agar tidak mendirikan bangunan di area yang melanggar ketentuan, sebab pihaknya akan bertindak tegas melakukan pembongkaran.

"Jelas bangunan PKL ini mengganggu ketertiban umum. Setiap hujan jalan depan selalu banjir," ungkapnya.

Sebelum melakukan pembongkaran, Satpol PP sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengingatkan para pedagang.

"Kita sudah berkoordinasi dengan lurah setempat untuk mengingatkan dan rekomendasi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memang sudah komunikasi dengan saya, untuk dilakukan pembongkaran," terangnya.

Fajar menegaskan Satpol PP akan selalu menegakkan Perda yang ada. Jika ada yang melanggar, Satpol PP tidak segan-segan untuk segera menertibkannya.

"Kasihan bagi satpol tidak ada itu. Kalau mau jualan silakan, tetapi jangan di atas saluran," tutupnya.

Baca juga:
PKL Depan RS UKI Cawang akan Dipindahkan ke Kramat Jati dan Pasar Rebo
Pedagang Ikan di Bawah Fly Over Depok Pasrah Lapak Dagang Ditertibkan Satpol PP
Kolong Flyover ARH Bakal Ditata, Pemkot Depok Tertibkan PKL dan Parkir Liar
Siapa Bilang PKL Omzetnya Kecil? Pedagang Telur Gulung ini Raih Rp150 Juta Perbulan
Jualan di Pinggir Jalan, PKL Ini Raih Jutaan Rupiah di Hari Pertama
Satpol PP Tertibkan PKL yang Berjualan di Trotoar Tanah Abang

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini