Dibantu TNI, Polisi Pukul Mundur Massa di Petamburan ke Arah Jati Baru

PERISTIWA | 22 Mei 2019 12:18 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Aparat keamanan berhasil menghalau massa aksi 22 Mei yang sebelumnya berkumpul di kawasan Petamburan dan Jalan KS Tubun. Massa dihalau ke arah Jalan Jati Baru menuju Tanah Abang sekitar pukul 10.40 WIB. Lalu lintas di sekitar lokasi ditutup.

Pantauan merdeka.com di lokasi, jalan raya di kawasan Petamburan atau Jalan KS Tubun banyak batu berserakan, sisa ban dan kabel terbakar hingga besi-besi pagar.

Sebelum dihalau mundur, kerumunan massa sempat kembali melempari polisi dengan batu, petasan. Polisi tidak merespons aksi massa tersebut.

Petugas sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa dan mengerahkan kendaraan taktis water cannon. Polisi membuat barikade berbekal tameng dan kayu.

Sekitar pukul 10.00 WIB, personel TNI turun ke lokasi membantu polisi membubarkan kerumunan massa. Personil TNI ini membantu menenangkan warga untuk mencegah kerusuhan susulan.

Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Muhsin menegaskan kerusuhan yang terjadi di sekitar Petamburan dan Jalan KS Tubun bukanlah warga sekitar. Menurutnya, ada pihak ketiga yang ingin mengadu domba.

"Alhamdulillah dengan tokoh masyarakat Petamburan dan Kapolres bisa mengkondusifkan lokasi di Petamburan. Ini dilakukan pihak ketiga sengaja buat kekacauan. Ini yg dilakukan ada pihak ketiga ada adu domba," kata Habib Muhsin di lokasi bersama Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (22/5).

Sementara itu, Hengki juga memastikan sejumlah orang yang diamankan dalam kerusuhan itu bukanlah warga Petamburan dan KS Tubun.

"Sebagian besar dari luar daerah Tasik apa itu Majalengka dan Banten. Masyarakat tak ada yang kenal. Bahkan sempat bentrok juga (perusuh) dengan warga karena tak terima properti mereka dirusak," katanya.

Baca juga:
TNI Redam Massa Aksi 22 Mei
Pendemo Bersorban Geruduk Parlemen, Minta Anggota DPR Buka Mata
Polisi dan FPI Halau Massa di Flyover Slipi
Pasar Tanah Abang Lumpuh Akibat Kerusuhan 22 Mei
Kesaksian Warga Asrama Brimob, Massa Beringas Lempar Botol Isi Bensin

(mdk/ray)