Dibawa Kabur Janji Dinikahi di Samarinda, Fatimah Malah Dipukuli Pacarnya

Dibawa Kabur Janji Dinikahi di Samarinda, Fatimah Malah Dipukuli Pacarnya
pelaku penganiayaan fatimah di samarinda. ©2020 Merdeka.com/saud rosadi
PERISTIWA | 18 Februari 2020 00:30 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Siti Fatimah (20), anak gadis asal Klaten, Jawa Tengah, dibawa kabur pacarnya ke Samarinda, Kalimantan Timur, Catur Dobrak (24). Di Samarinda, Catur malah memukuli kekasihnya dengan alasan cemburu, Siti selingkuh. Pelaku ditangkap, dan kini meringkuk di penjara polisi.

Kasus itu terbongkar Jumat (14/2), setelah korban melapor ke pos Polantas. Sebelumnya, di Samarinda, Siti tinggal di rumah kakak kandung pacarnya, di kawasan Sindang Sari, Makroman.

"Korban 11 hari tinggal di rumah kakak pelaku, setelah dibawa pelaku dari Klaten, tanpa izin orangtuanya," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Iptu Abdillah Dalimunthe, di kantornya, Jalan Bhayangkara, Senin (17/2).

Dalimunthe menerangkan, di rumah kakaknya, pelaku mengaku cemburu dengan korban, dan menudingnya telah selingkuh dengan pria lain. "Tanggal 14 Februari itu, pelaku menganiaya korban di wajah, perut dan paha, waktu kakaknya tidak ada di rumah. Dan memukul dengan patahan kayu bekas lemari," ujar Dalimunthe.

"Bahkan, pelaku merekam perbuatannya menggunakan ponsel, dan mengirimkan video itu, ke keluarganya di Klaten. Korban akhirnya bisa lolos dari rumah itu, dan melapor ke pos Polantas terdekat. Hari Sabtu, kami amankan pelaku di rumah kakaknya itu," terang Dalimunthe.

Baca Selanjutnya: Catur belakangan punya catatan kriminal...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami