Dibebankan ke Daerah, Pemkab Bogor Anggarkan Rp96 Miliar untuk Gaji PPPK Tahun 2022

Dibebankan ke Daerah, Pemkab Bogor Anggarkan Rp96 Miliar untuk Gaji PPPK Tahun 2022
Bupati Bogor Ade M Yasin. ©2021 Merdeka.com/Rasyid Ali
NEWS | 8 Desember 2021 23:29 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Bupati Bogor Ade Yasin mengeluhkan kebijakan pemerintah pusat dengan membebankan penggajian bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada pemerintah daerah.

Meski begitu, Ade memastikan Pemkab Bogor telah menyiapkan Rp96 miliar dalam APBD 2022 untuk menggaji 2.431 tenaga PPPK hasil rekrutmen tahun 2019 dan 2021.

Ade menyebutkan, dari 10.082 guru honorer di Kabupaten Bogor, sebanyak 1.112 orang lulus menjadi PPPK pada 2019 dan 1.319 lulus menjadi PPPK pada 2021.

"Kami anggarkan Rp96 miliar untuk gaji PPPK tahun 2022. Karena kan memang sekarang dibebankan ke pemda untuk penggajian PPPK, supaya guru tidak marah sama saya," kata Ade Yasin, usai pengukuhan Perkumpulan Guru Honorer (PGH) Kabupaten Bogor Periode 2021-2025, Rabu (8/12).

Di sisi lain, Ade berharap pemerintah pusat kembali mengambil alih untuk penggajian tenaga PPPK ke depannya dan terus menambah kuota formasi tenaga PPPK, khususnya untuk guru.

"Karena melihat situsi saat ini, guru berstatus PNS sangat sedikit, sementara rekrutmen CPNS juga tidak dibuka setiap tahun dan pegawai yang pensiun selalu ada setiap tahun," jelas Ade.

2 dari 2 halaman

Ade Yasin juga memastikan kesejahteraan pegawai guru dan tenaga kependidikan honorer, naik Rp100 ribu menjadi Rp1.200.000 pada 2022.

Ade menjelaskan, kenaikan itu berlaku untuk 8.447 guri dan 1.635 tenaga kependidikan honorer pada jenjang PAUD, SD dan SMP, serta guru madrasah.

"Kami akan naikkan kespeg para guru dan tenaga kependidikan honorer dari Rp1.100.000 menjadi Rp1.200.000," jelas Ade Yasin, Rabu (8/12).

Kata Ade, meski kenaikan kespeg ini tidak terlalu besar, dia berharap guru terus meningkatkan kompetensi, berkreasi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Mari kita bersama berjuang mengatasi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks saat ini. Jadi harilus terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas," kata Ade. (mdk/bal)

Baca juga:
Seleksi Kompetensi II Guru ASN-PPPK 2021 Diundur jadi 7 Desember
Begini Cara Cetak Kartu Ujian Seleksi PPPK Guru Tahap II
Simak, Jadwal Terbaru Seleksi PPPK Guru Tahap II 2021
Catat, Jadwal Tes SKB CPNS 2021 Hingga Penetapan NIP
1.319 Guru Honorer Kabupaten Bogor Diangkat jadi PPPK
Simak Cara Mengecek Kelulusan SKD CPNS dan PPPK 2021

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami