Dibebaskan karena Wabah Corona, Puluhan Napi di Bandung Mulai Dipulangkan

Dibebaskan karena Wabah Corona, Puluhan Napi di Bandung Mulai Dipulangkan
PERISTIWA | 4 April 2020 10:45 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kota Bandung sudah melaksanakan asimilasi terhadap narapidana. Salah satunya, Lapas Narkotika Banceuy yang memulangkan 52 warga binaannya.

Kalapas Banceuy Tri Saptono mengatakan program asimilasi sudah dilakukan secara bertahap sejak tengah pekan ini. Gelombang pertama ada 28 narapidana yang pulang, kemudian disusul 24 orang di kemudian hari.

"52 napi yang mendapatkan asimilasi merupakan napi tindak pidana umum (pidum). (Narapidana) narkotika sampai saat ini belum ada (yang mendapat asimilasi)," kata dia, Sabtu (4/4).

Bagi narapidana narkotika masih menunggu dengan kejaksaan, karena ada pidana penggantinya atau subsider. Asimilasi bisa diterapkan kepada mereka jika pihak kejaksaan siap melakukan pengawasan.

1 dari 1 halaman

Lebih lanjut, ia meminta para narapidana yang mendapat asimilasi bisa melaksanakan imbauan pemerintah dengan tetap berada di rumah. Karena program ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Selain itu, para narapidana diminta untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan menghabiskan waktu bersama keluarga sekaligus introspeksi.

"Kita tanamkan juga kepada mereka strategi upaya yang harus phsychal distancing," pungkasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Ketika Pandemi Covid-19, Muncul Petisi Bebaskan Mantan Menkes Fadilah Supari
Lapas Panyabungan Kembali Bebaskan 20 Narapidana, Ini Fakta Terbarunya
Polisi Pantau Napi yang Dibebaskan karena Pandemi Virus Corona
Ada Nama Setnov di Deretan Koruptor Bebas Imbas Pandemi Covid-19
Cegah Penyebaran COVID-19, 4 Lapas di Sumut Ini Bebaskan Narapidana

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5