Dicegat di Jalan, Residivis Warga Samarinda Kedapatan Bawa 1 Kg Sabu

Dicegat di Jalan, Residivis Warga Samarinda Kedapatan Bawa 1 Kg Sabu
Dua pengirim sabu ditangkap di Samarinda. ©2021 Merdeka.com/Saud Rosadi
PERISTIWA | 1 Maret 2021 21:15 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Tim Reskrim Polsek Samarinda Ulu, di Samarinda, Kalimantan Timur, menangkap dua warga Samarinda, Murhan (53) dan Jumadi Awal (33). Keduanya tepergok membawa 1 kg sabu yang hendak dikirim ke Kalimantan Selatan. Murhan, diketahui adalah residivis kasus yang sama tahun 2011 lalu.

Penangkapan Murhan dan Jumadi, dilakukan Sabtu (27/2) lalu, sekitar pukul 17.30 Wita. Polisi lebih dulu mengendus rencana pengiriman sabu dari Samarinda, tujuan Kalimantan Selatan.

"Ciri mobil kita dapatkan, dan kita hentikan di jalan, simpang tiga SMA Plus (di Jalan HAM Rifaddin kawasan Samarinda Seberang)," kata Kapolsek Samarinda Ulu Kompol Ricky Ricardo Sibarani, di kantornya Jalan Ir H Juanda, Senin (1/3) sore.

Ricky menerangkan, saat digeledah, tim menemukan 32 bungkus dicurigai sabu. Di mana, di antaranya adalah 7 bungkus besar, dengan berat keseluruhan 1,02 kg. "M (Muhran) ini ternyata residivis tahun 2011 dengan kasus yang sama," ujar Ricky.

"Pelaku M ini, dipandu melalui telepon oleh orang lain, inisial O. Kalau berhasil sampai Kalimantan Selatan, M diimingi upah Rp 25 juta dan J diupah Rp 10 juta. Inisial O ini, dari penjelasan M, adalah kenalannya saat di Lapas (Samarinda). Inisial O ini masih kita cari," tambah Ricky.

Diketahui, sebelumnya, M berhasil mengirim 3 ons sabu, juga tujuan Kalimantan Selatan, dengan upah Rp 10 juta. "Jaringan ini sangat pintar, karena sistem hilang jejak, dan M tidak bertemu O," jelas Ricky.

Murhan dan Jumadi, kini meringkuk di penjara. Selain sabu, polisi juga menyita mobil sewaan yang digunakan untuk perjalanan darat ke Kalimantan Selatan. Penyidik menjeratnya dengan pasal 114 (2) subsider 112 (2) junto pasal 132 (1) UU No 35/2009 tentang Narkotika.

"Hukuman maksimal 20 tahun penjara," tutup Ricky. (mdk/bal)

Baca juga:
Diupah Rp 45 Juta, Kurir Narkoba Asal Malaysia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Diberi Upah Rp 200 Ribu, Anak di Menteng Dijadikan Ayah Sebagai Kurir Narkoba
Bacok Kepala Polisi saat Ditangkap, Bandar Narkoba Tewas Ditembak
Jadi Pengedar, Pasutri di Pasangkayu Sembunyikan Sabu dalam Lampu
Ekspresi Millen Cyrus Saat Dihadirkan dalam Rilis Pengguna Psikotropika
Polda NTT Buru Penjual Sabu Paket Hemat hingga Sulawesi Selatan, 1 Orang Ditangkap

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami