Diduga Depresi, Mahasiswi S2 Asal Ketapang Gantung Diri di Kamar Kos

PERISTIWA | 17 Juni 2019 19:12 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Seorang mahasiswi asal Banjar Benua Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat, bernama Desti Nurfaliqoh nekat gantung diri. Dia diduga mengalami depresi hingga nekat mengakhiri hidup di kamar kos kampung Gendingan, RT 03 RW 15, Kecamatan Jebres, Solo, Senin (17/6) siang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jenazah mahasiswi S2 di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Solo ini pertama kali diketahui oleh salah satu rekannya bernama Sri Rahayu. Saat itu, dia menghubungi korban melalui sambungan telepon pribadi. Namun beberapa kali dihubungi, warga Jalan Arif Rahman Hakim RT 03 RW 02 tersebut tidak merespons.

Sri Rahayu pun akhirnya mendatangi tempat kos rekannya itu sekitar pukul 12.15 WIB. Setelah sampai, Sri kemudian masuk ke kamar kos yang tidak tertutup pintunya. Namun betapa kagetnya dia, saat melihat rekannya tergantung di dalam kamar. Dia pun lantas berteriak untuk meminta tolong kepada para tetangga.

"Setelah menerima laporan warga, kami langsung mendatangi lokasi. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidup lantaran depresi," ujar Kapolsek Jebres, Kompol Juliana.

Juliana menerangkan, pihaknya juga mendatangkan tim inafis untuk mengetahui kondisi jasad korban. Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, tidak ditemukan adanya gelagat aneh yang dilakukan oleh korban sebelum peristiwa terjadi.

"Tadi malam, korban sempat makan bareng temannya dan ngobrol sampai pukul 23.00 WIB. Korban merupakan mahasiswa S2 di salah satu universitas negeri di Solo," jelasnya lagi.

Dugaan penyebab gantung diri akibat depresi, lanjut Juliana, diperkuat dengan hasil pemeriksaan yang menyebutkan bahwa korban saat ini tengah menjalani perawat di salah satu dokter. Untuk keperluan penyelidikan, jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo.

Baca juga:
Polisi: Ronaldo Tewas Akibat Gantung Diri Bukan Disiksa Petugas
Miliki Tinnitus Bisa Buat seseorang Lebih Rentan untuk Bunuh Diri
Gadis di Malaysia Bunuh Diri Setelah Bikin Polling di Instagram
Tiga Kali Mencoba Bunuh Diri, Korban Kerusuhan Mei 98 Ini Ingin Curhat ke Jokowi
Hilang Selama 5 Hari, Ketua KPPS di Tapanuli Utara Ditemukan Bunuh Diri

(mdk/ray)

TOPIK TERKAIT