Diduga Jadi Mafia Tanah, 4 Anggota Polda Sumsel Diperiksa Propam Mabes Polri

Diduga Jadi Mafia Tanah, 4 Anggota Polda Sumsel Diperiksa Propam Mabes Polri
Ilustrasi Polisi. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
NEWS | 29 Maret 2021 12:18 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Empat anggota Polda Sumatera Selatan diperiksa Propam Mabes Polri terkait dugaan kasus mafia tanah. Petugas yang melanggar hukum dan kode etik akan diberikan sanksi tegas.

Pemeriksaan terhadap empat polisi berpangkat komisaris polisi (kompol), ajun inspektur dua (aipda), dan brigadir, itu berdasarkan laporan warga yang dirugikan karena sudah memintai uang sebesar Rp100 juta untuk memproses perkara sengketa tanah pada 2017.

Selama hampir empat tahun, kasusnya tak kunjung tuntas. Pelapor akhirnya melapor ke Mabes Polri terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam menjalankan tugas.

Informasi tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi. Menurut dia, empat anggota itu sudah dibawa ke Mabes Polri di Jakarta, Sabtu (27/3).

"Iya betul (ada pemanggilan 4 anggota Polda Sumsel oleh Mabes Polri," ungkap Supriadi, Senin (29/3).

Hanya saja, Supriadi tidak menjelaskan secara detail perkara yang menjerat mereka termasuk identitas keempat anggota polri. Dia mengaku belum menerima informasi lanjutan terkait masalah ini.

"Belum ada," singkat dia.

Dalam perkara ini, pihaknya siap membantu Propam Mabes Polri untuk melakukan penyelidikan. Sanksi tegas akan diberikan kepada empat anggota itu jika terbukti melakukan pelanggaran, terlebih masuk ke ranah pidana.

"Kita akan proses sesuai aturan yang berlaku, kalau ada pidana akan diproses," tegasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Kejaksaan Ajukan Kasasi Vonis Bebas Terdakwa Mafia Tanah
MAKI Desak Polda Metro Jaya Cepat Berantas Mafia Tanah
PSI: Kasus Korupsi Rumah DP Nol Rupiah Jadi Momen Pemberantasan Mafia Tanah di DKI
Kasus Mafia Tanah, Ada 27 Preman yang Disewa untuk Usir Warga di Jl Bungur
Polisi Minta Donatur Penyewa 27 Preman untuk Kuasai Tanah di Jl Bungur Serahkan Diri
Normalisasi Sungai Tersendat Mafia Tanah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami