Diduga Kelelahan Hitung Suara, Sekretaris PPK di Aceh Utara Meninggal

PERISTIWA | 23 April 2019 20:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Syahril, Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, meninggal dunia. Diduga karena kelelahan bekerja melakukan penghitungan suara. Ketua PPK Baktiya, Saiful Mahdi menceritakan, korban mengembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit pada Selasa (23/4).

"Saya menerima informasi korban meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB tadi dan kita menduga disebabkan karena kelelahan dalam bekerja," kata Saiful Mahdi seperti dilansir Antara.

Dia menuturkan, pada Senin (22/4), Syahril sedang melaksanakan rekapitulasi suara pemilu 2019 di Kantor Camat Baktiya. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban minta izin untuk istirahat di lokasi. Namun tidak lama kemudian, istri korban datang ke tempat lokasi rekap suara.

"Dari situ baru diketahui bahwa korban tidak sanggup bangun. Karena kondisi sudah tidak memungkinkan, maka yang bersangkutan dibawa ke Puskesmas setempat setelah salat Magrib untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.

Karena sudah parah, Syahril dirujuk ke rumah sakit Kasih Ibu di Lhokseumawe dan rencananya akan dirujuk lagi ke rumah sakit di Banda Aceh.

"Namun tiba-tiba saya mendapat kabar bahwa korban sudah meninggal dunia," ucap Saiful Mahdi.

Korban merupakan warga Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara dan jenazah korban sudah dibawa pulang ke rumah duka.

Menindaklanjuti hal itu, Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara, Hamdani mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan dan mengirimkan data korban ke KPU RI. (mdk/noe)

Baca juga:
Ketua KPPS di Sleman Meninggal, Titik Akhir Pengabdian Setelah 30 Tahun
Petugas KPPS Meninggal Dunia di Bekasi Bertambah jadi 3 Orang
KPU DIY Sebut Ada Lima Petugas KPPS Meninggal Dunia
Gubernur Jabar Siapkan Santunan Rp 50 Juta untuk Petugas KPPS Meninggal
Data Terbaru KPU: Petugas KPPS Meninggal 119 Orang
Petugas KPPS Banyak Meninggal, DPR dan Pemerintah Paling Bertanggung Jawab

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.