Diduga Korupsi Uang Makan Guru, Kepala Balitbangda PALI Jadi Tersangka

PERISTIWA | 11 Desember 2019 12:58 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Diduga melakukan tindak pidana korupsi uang makan guru, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, berinisial AH, ditetapkan sebagai tersangka. AH kini dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 B Muara Enim selama 20 hari.

Kepala Kejaksaan Negeri PALI Marcos Marudut Simare Mare mengungkapkan, total kerugian negara akibat ulah tersangka sebesar Rp573 juta. Tindak pidana yang dilakukannya ketika menjabat Kepala Dinas Pendidikan setempat tahun 2017.

"Setelah jadi tersangka, kita lakukan penahanan selama 20 hari sejak kemarin sebelum disidang," ungkap Marcos, Rabu (11/12).

Dikatakannya, tersangka diduga menggelapkan uang makan guru dan pegawai sebesar Rp 700 juta dari APBD pada Januari hingga Maret 2017. Untuk menutupi kegunaan uang yang mestinya dialokasikan, tersangka mengambil anggaran Oktober hingga Desember 2017.

"Tetapi tidak ada laporan pertanggungjawaban pengeluaran atau kegunaan," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Dari total anggaran yang dikorup, tersangka telah mengembalikan uang kepada negara sebesar Rp200 juta yang diserahkan dua tahap, yakni Rp40 juta pada 16 Juli 2019 dan Rp160 juta pada 3 Desember 2019.

"Semua uang yang dikorup digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi. Saat ini kami sita uang Rp100 juta sebagai barang bukti," kata dia.

Marcos menyebut tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru sesuai hasil pengembangan. Sementara tersangka sejauh ini cukup kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

"Tersangka mengakui perbuatannya. Sementara ini baru satu tersangka, kita kembangkan lagi untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain," tegasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Berstatus Tersangka Korupsi, 28 PNS di Riau Belum Dicopot
Apa Mungkin Koruptor di Indonesia Dihukum Mati?
Sidang Suap Bupati Muara Enim, Kontraktor Sebut Kerap Diperas Ketua DPRD
UU Tipikor Sudah Beri Raung Bagi Hakim untuk Hukum Mati Koruptor
DPR Minta Jokowi Tak 'Lempar Bola' ke Masyarakat Soal Hukuman Mati Koruptor

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.