Diduga Penyuka Sesama Jenis, Polisi Polda Jateng Dipecat

PERISTIWA | 17 Mei 2019 16:44 Reporter : Didi Syafirdi

Merdeka.com - Seorang polisi berinisial TTP berpangkat brigadir dipecat karena diberhentikan dengan tidak hormat pada Desember 2018 lalu. Aparat Polda Jawa Tengah itu diduga berperilaku seks menyimpang.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Triatmaja membenarkan pemberhentian tidak dengan hormat itu. "Yang bersangkutan dijerat dengan Kode Etik Profesi Polri," katanya dilansir dari Antara, Jumat (17/5).

Menurut dia, dari hasil sidang kode etik dinyatakan perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Namun, Agus tidak menjelaskan maksud dari perbuatan tercela itu.

Buntut dari pemecatan itu TTP menggugat Kapolda Jawa Tengah ke Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang. Kuasa hukum TTP, Maruf Bajammal menjelaskan bahwa perkara kliennya bermula pada Februari 2017, ketika ditangkap anggota Polres Kudus atas dugaan pemerasan. Karena TTP merupakan anggota Ditpamobvit Polda Jateng, perkaranya dilimpahkan ke Polda.

Atas dugaan pemerasan tersebut, kasus TTP dinyatakan tidak berlanjut karena korbannya mengaku tidak ada peristiwa itu. Tidak hanya sebatas itu, kata dia, TTP kemudian diperiksa atas dugaan penyimpangan hubungan seksual.

Namun, kata dia, terdapat kejanggalan dalam pemeriksaan kliennya karena laporan tentang pelanggaran kode etik TTP muncul setelah pemeriksaan. "Jadi, sudah diperiksa baru ada laporan masuk. Laporan itu pun bukan dari masyarakat," katanya.

Ia menduga pemecatan kliennya itu tidak terlepas dari dugaan penyimpangan orientasi seksual menyukai sesama jenis yang juga diakui oleh TTP. TTP sendiri pernah mengajukan banding atas pemecatan itu namun ditolak.

Menurut dia, jika pemecatan tersebut didasarkan atas penyimpangan orientasi seksual tersebut, hal tersebut melanggar prinsip diskriminasi.

Baca juga:
Tidak Terima Dipecat, Polisi Homoseksual di Jateng Ajukan Banding ke PTUN
Polda NTT Kembali Terbangkan Ratusan Personel ke Jakarta Jaga Pleno KPU Pusat
Jelang Pengumuman Pleno KPU, Polda Kalbar Kembali Kirim Personel ke Jakarta
Jokowi Buka Bersama dengan TNI/POLRI
Kantor Polisi di Maluku Diserang Warga, Mobil Brimob Dirusak Pakai Bom Rakitan

(mdk/did)