Diduga Tercemar, Air Sungai Citrarum Mengeluarkan Bau Menyengat & Banyak Ikan Mati

Diduga Tercemar, Air Sungai Citrarum Mengeluarkan Bau Menyengat & Banyak Ikan Mati
PERISTIWA | 4 Agustus 2020 00:32 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Memasuki musim kemarau, aliran sungai Citarum di Karawang mengeluarkan bau tak sedap serta berubah warna menjadi hitam pekat. Warga sepanjang bantaran sungai Citarum mengeluhkan bau busuk hingga banyak ikan mati.

Warga Anjun, Imas (35) mengatakan, air sungai Citarum tersebut mengeluarkan bau busuk dan warna air hitam pekat. Dia mengungkapkan, bau menyengat menyebabkan tidak sehat saat bernapas.

"Bau busuk menyengat, apalagi pada sore hari sangat terasa," katanya, Senin (3/8).

Selain bau, banyak ikan yang mati sehingga menambah bau busuk. Imas menduga ada perusahaan yang buang limbah saat debit air menurun di musim kemarau.

"Kalau musim kemarau airnya menjadi bau busuk dan menghitam. Itu dikarenakan limbah pabrik yang dibuang langsung ke aliran sungai," kata Anjun, warga Kecamatan Karawang Barat.

Pantauan dari atas jembatan intercange Karawang Barat, debit air di Sungai Citarum yang melintasi wilayah Karawang Timur hingga Karawang Barat pada musim kemarau menyusut dan berubah menjadi hitam. Selain itu air juga berbuih, berminyak dan dipenuhi sampah. Bau busuk tercium saat melintas di atas Jembatan Citarum.

Baca Selanjutnya: Aktivis lingkungan hidup Erik Ramdani...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami