Diduga Terlibat Pungli, Seorang Pegawai Honorer di Tangerang Dipindah

PERISTIWA | 4 September 2019 04:33 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Beredar video yang merekam praktik pungutan liar (pungli) dari petugas pelayanan pencatatan sipil di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Dalam video berdurasi 2 menit 36 detik itu, terlihat seorang pria mengaku telah dimintai uang pelicin saat mengurus akta kelahiran di kecamatan tersebut hingga Rp100.000.

"Saya sempat negosiasi dan hanya mempunyai uang Rp25 ribu, tapi pegawai tersebut memaksa untuk membayar Rp100 ribu," ujar pria tersebut.

Menanggapi hal itu, Camat Kresek Ahmad Zainudin membenarkan video viral tersebut. Saat ini pihaknya tengah menunggu hasil penyelidikan inspektorat Kabupaten Tangerang.

"Malam itu, Rabu malam kami langsung kumpulkan seluruh kepala seksi dan staf terkait itu. Kalau dari internal saya menunggu kebijakan dari inspektorat," kata Ahmad Zaenudin, Selasa (3/9).

Ditegaskan Zaenudin, staf yang disebut dalam video itu, saat ini sudah dipindahkan untuk tidak lagi melayani pelayanan di masyarakat.

"Itu sudah saya geser (dipindahkan), dia itu honorer. Kalau pengakuan yang bersangkutan dia mengaku tidak meminta uang, tidak ada komentar staf menyatakan itu (permintaan uang). Kami juga tidak mendengar ada permintaan uang dalam video itu," katanya.

Zaenudin mengaku, pihak yang merekam video adalah teman dari staf pelayanan. Sang perekam lanjutnya, juga tidak mengetahui sama sekali bahwa video yang dia rekam tersebar luas.

"Perekamnya ini teman dari staf yang dia temui. Datang memberikan klarifikasi, tapi bukan dia yang menyebarkan. Dia hanya memberikan itu, kepada teman lainnya, yang akhirnya temannya itu yang memviralkan," kata Zaenudin.

"Secara aturan tidak ada pungutan dan biaya-biaya terkait pengurusan catatan administrasi sipil (casip). KTP, KK, akta lahir di Kecamatan Kresek, semuanya gratis," ujarnya.

Baca juga:
Sidang Tuntutan Terdakwa Pungli Jenazah Tsunami di RSDP Kembali Ditunda
Viral Video Pungli di Soekarno Hatta, Petugas Imigrasi Minta Rp500 Ribu ke WNI
Manajemen Seventeen Dipalak Rp19,3 Juta untuk Pengurusan Lima Jenazah Korban Tsunami
Pungli Perizinan Proyek, Bendahara Bidang Dinas ESDM Pemprov Jatim Ditahan Kejaksaan
2 Minggu Berlalu, Investigasi Dugaan Pungli SDN 02 di Tangsel Belum Jelas
Uang Pungli Rp46 Juta dari Korban Tsunami Dibagi ke Pegawai Forensik RSDP Serang

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT