Diimingi Keripik, Bocah di Sumsel Jadi Korban Pencabulan

PERISTIWA » MALANG | 26 November 2019 04:03 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Dengan modus diiming-imingi diberikan keripik, bocah lima tahun N menjadi korban pencabulan yang dilakukan tetangganya sendiri, IH (55). Kasus ini terungkap setelah keluarga curiga korban mengeluh sakit saat buang air kecil.

Peristiwa itu bermula saat pelaku memanggil korban ke rumahnya di salah satu desa di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Oktober 2019. Perbuatan tak pantas itu kemudian dia lakukan pada korban.

Korban mendapat pesan jangan mengadu ke siapa pun dan memendam peristiwa kelam itu selama satu bulan. Hingga akhirnya, keluarga curiga dan mendesak korban menceritakannya.

Keluarga kaget bukan main mendengar pengakuan korban. Mereka melapor ke polisi sehingga pelaku ditangkap.

Kasatreskrim Polres Ogan Ilir, AKP Malik Fahrin, mengungkapkan tersangka ditangkap tanpa perlawanan beberapa hari setelah dilaporkan. Tersangka mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban.

"Korban diajak main ke kamar, modusnya memberikan keripik lalu tersangka mencabulinya," ungkap Malik, Senin (25/11).

Dalam kasus ini, diamankan beberapa barang bukti, seperti pakai baik korban dan tersangka. Tersangka dikenakan Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Status korban memiliki istri dan anak, dia mengenal baik dengan korban karena tinggal bertetangga," jelasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Pemuda di Buleleng Ditangkap usai Mencabuli Bocah di Kamar Mandi Rumah
Mahasiswa di Malang Ancam Sebarkan Video Mesum Agar Pacar Mau Layani Nafsu
Ayah di Dumai Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dokter RSUD Mojokerto Diduga Cabuli Siswi SMP di Tempat Praktik
Hamili Pacar di Bawah Umur, Pemuda 22 Tahun Dipolisikan Biar Enggak Kabur
Iming-imingi akan Dinikahi, Pemuda Cabuli Siswi SMK di Belakang Sekolah dan Direkam

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.