Dikawal Aparat, Perayaan Idulfitri dan Kenaikan Isa Almasih di Ilaga Papua Kondusif

Dikawal Aparat, Perayaan Idulfitri dan Kenaikan Isa Almasih di Ilaga Papua Kondusif
Aparat keamanan berjaga di depan Masjid Al Ikhlas, Ilaga, Papua, saat pelaksanaan salat Idulfitri, Kamis (13/5). ANTARA/HO-Satgas Nemangkawi
PERISTIWA | 13 Mei 2021 16:17 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Perayaan Idulfitri 1442 Hijriah/2021 yang berbarengan dengan peringatan kenaikan Isa Almasih di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis berlangsung kondusif, aman, dan terkendali. Situasi di kawasan ini masih menegangkan setelah aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kepala Satgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, perayaan dua hari besar keagamaan itu mendapat penjagaan dari aparat Polri dan TNI.

"Situasi keamanan di Papua masih kondusif, pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Al Ikhlas Ilaga Puncak Papua berjalan dengan kondusif," kata Iqbal dalam pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Kamis (13/5).

Sekitar 105 personel gabungan TNI-Polri terlibat dalam pengamanan kegiatan ibadah umat Islam dan Kristen di Ilaga, Papua. Pengamanan dipimpin Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Puni bersama Dandim 1714 Puncak Letkol Inf Rofi Irwansyah.

Salat Idul Fitri dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WIB, diikuti sekitar 200 jemaah. Ibadah ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker.

dikawal aparat perayaan idulfitri dan kenaikan isa almasih di ilaga papua kondusif
ANTARA/HO-Satgas Nemangkawi

Setelah umat Islam melaksanakan salat Idulfitri, beberapa jam kemudian umat Nasrani yang merupakan penduduk asli Papua melaksanakan ibadah misa memperingati Kenaikan Isa Almasih, salah satunya di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klesa Ilaga.

"Keberagaman terlihat saat kegiatan dilaksanakan pengamanan TNI-Polri. Selain mengamankan kegiatan salat Id juga mengamankan kegiatan ibadah Kenaikan Isa Almasih. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa," ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, wilayah Papua termasuk zona hijau penularan pandemi Covid-19, sehingga ibadah keagamaan dapat dilaksanakan di rumah ibadah masing-masing.

Cokro, salah seorang pendatang di Papua, berucap syukur bisa merayakan Lebaran di Ilaga walau dengan suasana keprihatinan. "Alhamudulillah bapak-bapak TNI-Polri melaksanakan penjagaan keamanan saat pelaksanaan salat Idulfitri. Terima kasih bapak TNI-Polri," ucap Cokro dalam video singkat yang dikirimkan Satgas Humas Operasi Nemangkawi.

Seperti diketahui sebelumnya, situasi keamanan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua sempat menegang oleh ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan teror di masyarakat. Aparat TNI-Polri melalui Satgas Operasi Nemangkawi melakukan pengamanan dan penjagaan di kawasan ini untuk melindungi masyarakat. (mdk/yan)

Baca juga:
Ribuan Muslim Padati Jalanan di New York untuk Salat Idulfitri
Seskab Pramono Anung: Tak Mudik Bukan Berarti Kehilangan Kesyahduan Idulfitri
Anies Larang Warga Tak Punya KTP Jakarta Masuk Tempat Wisata
Tradisi Barayo Saat Idulfitri Tak Berhenti 'Dihantam' Pandemi
Tiga Gedung Terbakar saat Lebaran, Salah Satunya Kantor PWI Sulut

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami