Diminta Jadi Menteri oleh Jokowi, Adian Jawab Tak Bertalenta Jadi Birokrat

PERISTIWA | 21 September 2019 19:31 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Politisi PDIP Adian Napitupulu menjelaskan perihal pertemuan empat mata dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Selasa, Agustus 2019 lalu di Istana.

Pertemuan tersebut, Adian diminta menjadi menteri di kabinet mendatang di Pemerintah Jokowi. Adian, membenarkan hal tersebut bahwa dirinya memang diminta menjadi menteri oleh Jokowi.

"Sudah (bertemu dengan Jokowi). Diminta jadi menteri, dan saya 4 kali bilang, ampun Pak Presiden saya tidak punya talenta jadi birokrat, saya tidak punya talenta jadi menteri, begitu saja," kata Adian saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (21/9) sore.

Saat ditanya diminta menjadi menteri di bidang apa, Adian mengatakan bahwa pembicaraan belum sampai ke posisi. Ia hanya mengatakan, bahwa dirinya mendukung Jokowi tidak untuk mendapatkan jabatan.

"Belum bicara posisi (Menteri). Saya berjuang habis-habisan buat Jokowi tidak untuk jabatan. Tapi untuk Indonesia lebih baik, itu saja. Jadi saya tidak mengejar jabatan," katanya.

Sebelumnya, Anggota DPR RI dari PDIP Adian Napitupulu diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara. Dalam pertemuan tertutup itu, Jokowi meminta kesediaan Adian untuk mengisi posisi menteri.

"Presiden menanyakan kesediaan Adian. Adian diminta menjadi menteri," kata sumber merdeka.com, Jumat (16/8).

Adian Napitupulu saat dikonfirmasi tampak menghindar saat disinggung soal isu menjadi menteri kabinet. Adian hanya tutup mulut saat dicecar oleh awak media.

Baca juga:
Dua Menteri Terjerat Korupsi, Presiden Jokowi Ingatkan Penggunaan Anggaran
Bertemu Jokowi, Buya Syafii Minta Kabinet Selanjutnya Jangan Bikin Kacau Pemerintah
Demokrat Siap Isi Kursi Menpora, AHY Jadi Figur Terbaik
Menteri Susi Harap Satgas 115 Dipertahankan di Kabinet Jokowi Jilid II
Jokowi-JK Segera Berakhir, Para Menteri Ini Pamit
Salam Perpisahan Menteri Susi Jelang Akhir Masa Jabatan

(mdk/eko)