Dinkes Solo Belum Terima Laporan Efek Samping Vaksin Covid-19 dari 11 Tokoh

Dinkes Solo Belum Terima Laporan Efek Samping Vaksin Covid-19 dari 11 Tokoh
PERISTIWA | 14 Januari 2021 17:05 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan untuk proses penyuntikan vaksin Covid-19 terhadap 11 tokoh masyarakat hari ini berjalan lancar. Demikian juga, belum ada laporan terkait efek samping yang dirasakan.

"Belum ada laporan masuk nakes atau tokoh masyarakat yang telah diberikan vaksin merasakan efek samping. Harapan kita tidak ada keluhan," ujar Siti, di Solo, Kamis (14/1).

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengaku bangga bisa mendapatkan giliran pertama mendapatkan vaksin Sinovac. Sebelum disuntik, ia hanya melakukan istirahat secukupnya dan tidur cepat dari hari biasanya.

"Saya bangga dan senang dapat kesempatan pertama vaksin Covid-19 di Solo. Setelah disuntik saya sehat bugar dan tidak merasakan sakit," katanya.

Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar tak ragu jika mendapat giliran pemberian vaksinasi. Menurut mantan Kapolres Karanganyar itu, vaksinasi dilakukan untuk melindungi masyarakat dari virus.

"Jadi tidak perlu takut dan jangan termakan hoaks. Vaksin ini ada untuk melindungi kesehatan kita semua, sehingga kita bisa beraktivitas normal seperti bisa dan ekonomi menjadi lebih baik," tandasnya.

Mulai hari ini sebanyak 10.620 tenaga kesehatan (nakes) mendapatkan giliran pertama vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin dilakukan di 33 fasilitas kesehatan yang tersebar di 5 kecamatan.

"Dari 17 puskesmas di Solo yang ditunjuk melayani vaksinasi baru 7 yang sudah buka pelayanan. Sedangkan dari 14 rumah sakit baru 7 yang buka hari ini," katanya. (mdk/bal)

Baca juga:
Menkes Budi Ingin Berikan Insentif ke Penerima Vaksin Covid-19
Kadinkes Depok: Nolak Vaksin Covid-19 Kalau Kata Saya Rugi
Wali Kota Depok: Kalau Ragu Vaksin Konsultasi ke Pakar, Jangan ke Google
Kadin Sebut Swasta Siap Berpartisipasi Program Vaksinasi Covid-19
CEK FAKTA: Benarkah Sabun Antiseptik Mengandung Povidone Iodine Bisa Bunuh Covid-19?
488 Puskesmas di Jakarta Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami