Diperiksa 5 Jam Kasus Dana Hibah KONI, Istri Imam Nahrawi Yakin Suaminya Tak Bersalah

PERISTIWA | 24 Oktober 2019 19:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Istri eks Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Shobibah Rohmah diperiksa selama kurang lebih 5 jam.

Shobibah yang saat itu mengenakan jilbab warna merah marun. Ia didampingi penasihat hukum keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 18.30 WiB.

Shobibah irit bicara. Ia hanya menjelaskan, kehadirannya dipanggil sebagai saksi kasus suap dana hibah KONI dan gratifikasi. Namun, ia menegaskan, bukan untuk tersangka Imam Nahrawi yang tak lain suaminya sendiri

"Saya saksinya Pak Miftahul Ulum bukan saksinya bapak (Imam Nahrawi)," kata Shobibah, Kamis malam (24/10/2019).

Shobibah juga mengaku tak ingat saat dicecar mengenai materi pemeriksaan. Ia hanya meminta doa agar bisa terlepas dari jerat hukum. Sebab, ia meyakini suaminya tidak bersalah.

"Saya lupa mohon maaf ya. makasih ya. mohon doanya aja buat bapak," ujar dia.

Dalam kasus ini KPK menetapkan mantan Menpora Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum sebagai tersangka suap dana hibah KONI. Selain suap, keduanya juga dijerat gratifikasi.

Imam Nahrawi melalui Ulum diduga telah menerima uang total Rp26,5 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora, kemudian jabatan Imam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

KPK menduga uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Sebelumnya, KPK sudah lebih dahulu menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Kelima orang tersebut terjaring operasi tangkap tangan tim penindakan pada 18 Desember 2018.

Mereka adalah Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo (AP), Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET), Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), dan Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy (JEA).

Baca juga:
Hari Ini, KPK Jadwalkan Periksa Istri Imam Nahrawi
Yakin Punya Bukti Kuat, KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrawi
Soal Praperadilan Imam Nahrawi, KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
Sidang Perdana Praperadilan Imam Nahrawi Digelar PN Jaksel Hari Ini
Eks Menpora Imam Nahrawi Ajukan Praperadilan
Dilemahkan Lewat UU Baru, Ini Pembuktian KPK Korupsi Masih Masif di Indonesia

(mdk/ded)