Direktur KPK Ungkap Pegawai Tak Lolos TWK: Novel Baswedan, 9 Kasatgas & Pengurus WP

Direktur KPK Ungkap Pegawai Tak Lolos TWK: Novel Baswedan, 9 Kasatgas & Pengurus WP
KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko
NEWS | 8 Mei 2021 12:34 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti-Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono mengungkapkan identitas pegawai KPK yang masuk dalam 75 orang tak lolos tes wawasan kebangsaan. Dia mengaku salah satu pegawai yang dinyatakan tidak lolos. Selain itu, ada nama penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Kurang lebih sama nama-nama yang beredar di media. Salah satunya Novel Baswedan," kata Giri dalam diskusi Polemik Trijaya Dramaturgi KPK, di Jakarta, Sabtu (8/5).

Kemudian pegawai yang tidak lolos terdiri dari pejabat di eselon 1, tiga pejabat di eselon 2, Kepala Biro SDM, Kabag Perancangan Perundang-undangan, hingga Kabag SDM. Termasuk hampir semua Kasatgas dan seluruh pengurus inti dari Wadah Pegawai KPK.

"Menariknya hampir semua kasatgas yang berasal dari KPK, 7 kasatgas penyidikan, dan dua kasatgas penyelidikan juga bagian dari 75 itu tadi. Dan seluruh itu wadah pegawai dan ada beberapa orang sudah kita cukup kenal baik," bebernya.

Dia menjelaskan Kasatgas yang tidak lolos tersebut saat ini sedang menangani kasus besar. Seperti Novel Baswedan yang sedang menangani terkait kasus korupsi kelautan di KKP, Andri Nainggolan saat ini mengusut kasus bansos.

"Beberapa penyidik yang memang sudah menangani kasus-kasus yang besar dan sebenarnya mereka-mereka sedang menangani kasus yang tidak bisa disampaikan kepada publik saat ini," katanya.

Sementara itu dia menjelaskan pegawai yang melakukan tes yaitu pegawai tetap dari kepolisian atau kelembagaan yang sudah mengundurkan diri. Mereka semua kemudian dites kembali.

"Jadi yang dites itu pegawai tidak tetap dan tetap. Pegawai tidak tetap itu misalkan entry LHKP, staff, satpam supporting. PNS yang belum mengundurkan diri tidak dites, kejaksaan tidak dites," ungkapnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Pegawai KPK Geram Ada Pertanyaan TWK: 'Apakah Anda Bersedia Mencopot Jilbab?'
Cerita Pegawai KPK Peraih Penghargaan Makarti Bhakti Nagari yang Tak Lolos TWK
Busyro Muqoddas Sebut Pertanyaan TWK KPK Tak Cerminkan Nilai Kebangsaan
KPK Telusuri Aliran Suap Oknum Penyidik Terkait Pengamanan Kasus
Soal Pertanyaan Kebangsaan di KPK, Ngabalin Yakin untuk Profesionalisme

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami