Dirlantas Polda Metro Jaya: Jalur Arah Jakarta Masih Lengang

Dirlantas Polda Metro Jaya: Jalur Arah Jakarta Masih Lengang
Tol Ruas Pandaan-Malang Dibuka Mei. ©2019 Merdeka.com
PERISTIWA | 15 Mei 2021 15:40 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan, arus kendaraan pada arus balik Lebaran 2021 masih belum terjadi. Ini berdasarkan kondisi lalu lintas menuju Jakarta yang masih terpantau lengang hingga Sabtu (15/5) sore.

"Belum, jalur arah Jakarta masih lengang," katanya ketika dikonfirmasi merdeka.com.

Masih lengangnya kendaraan, dia mengungkapkan, terpantau dari sejumlah akses jalan tol menuju Jakarta yang sampai saat ini masih belum terlihat adanya peningkatan arus kendaraan.

"Dari tol arah Jakarta masih lengang," timpalnya.

Adapun, dikutip dari akun twitter @PTJASAMARGA pada pukul 15.22 WIB, jalan tol Japek Cawang - Cikunir - Cikarang - Dawuan - Cikampek terpantau lancar pada kedua arahnya. Selain itu kondisi seruoa juga di jalan tol layang Syeikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) yang terpantau lancar.

"15.25 WIB #Tol_Japek TIP KM 62, Check Point KM 47, TIP KM 42 dan Parking Bay KM 34 arah Jakarta, ada Pelaksanaan Rapid Tes Antigen secara random," tulis akun tersebut.

Kemudian untuk kondisi arus lalu lintas di Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) terpantau lancar pada arah Ciawi - Bogor - Cibubur - TMII - Cawang.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Yusri Yunus menyampaikan bahwa pihaknya tengah bersiap untuk melakukan penyekatan arus balik mudik lebaran pada Sabtu (15/5) besok. Khususnya bagi masyarakat yang nanti akan masuk ke Ibu Kota dari kampung halaman.

"Kita sedang persiapan menyekat untuk. arus balik hari ini kan sudah tidak ada lagi yang mudik, sekarang sedang dipersiapkan arus balik," kata Yusri saat dihubungi merdeka.com, Jumat (14/5).

Dengan persiapan penyekatan arus balik mudik lebaran itu, Yusri meminta kepada masyarakat yang hendak balik ke Jakarta harus mempersiapkan hasil test swab antigen dari kota asal yang periode waktunya masih berlaku.

"Semuanya itu kita wajibkan bagi masyarakat yang masuk jakarta, diwajibkan menggunakan surat antigen. Dari kota dia berangkat kenapa, untuk memudahkan kita untuk melakukan pemeriksaan," terangnya.

"Sekarang kalau ternyata mereka tidak bawa, terpaksa kita lakukan random swab antigen sehingga menghambat mereka semua kan," tambah yusri.

Persyaratan tersebut berguna untuk menjaga penyebaran Covid-19 akibat pergerakan dari para pemudik yang mobilitas ke daerah-daerah dan kembali ke ibu kota. Apabila, nanti ditemukan pemudik yang dinyatakan reaktif petugas akan melakukan test PCR dan bila terpapar Covid-19 maka akan dilakukan karantina.

"Maka kita sarankan sebaiknya swab duluan di kota asal dengan membawa hasil swab di kota asal, yang resmi dan masih berlaku," imbau Yusri.

Selain aturan tersebut, adapun sejumlah penyesuaian pos penyekatan untuk menghadapi arus balik mudik lebaran. Seperti dari pos Cikarang Barat pindah ke Tol KM 34 V Cibatu, kemudian Tol Cikupa ke arah Merak dirubah menjadi arah Merak ke Jakarta.

Kemudian untuk jalan arteri, penyesuaian dilakukan juga untuk dua pos yakni di Jatiuwung (tanggerang) dan di pos penyekatan Keduwaringin, untuk di sesuaikan ke arah Jakarta. (mdk/fik)

Baca juga:
Polresta Tangerang Putar Balik 16.016 Kendaraan Pemudik, Sepeda Motor Mendominasi
KAI Layani 48.810 Penumpang Nonmudik Selama Masa Pelarangan Mudik 2021
Antisipasi Arus Balik, Polri Siapkan 109 Pos Penyekatan Menuju Jabodetabek
9 Hari Operasi Ketupat, 21.700 Kendaraan Diputarbalik dari Jatim, DIY dan Jabar
Menhub Sebut 1,5 Juta Orang Nekat Mudik pada Lebaran 2021
Puncak Arus Balik Lebaran, Truk Bersumbu Dilarang Lewat Tol dari Semarang-Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami