Disdag Solo Terus Lakukan Rapid Test Usai Belasan Pedagang Pasar Reaktif

Disdag Solo Terus Lakukan Rapid Test Usai Belasan Pedagang Pasar Reaktif
PERISTIWA | 3 Juni 2020 16:32 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dinas Perdagangan Kota Solo terus berkomitmen untuk mencegah penyebaran Virus Corona di pasar tradisional. Dari hasil rapid test yang dilakukan terhadap sejumlah pedagang beberapa waktu lalu, diketahui ada belasan yang dinyatakan reaktif. Para pedagang tersebut saat ini masih menjalani karantina mandiri sambil menunggu swab test.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK). Pihaknya juga mendatangi pedagang maupun pelaku pasar yang berkaitan dengan pedagang yang bersangkutan. Di antaranya tukang parkir, tukang gendong, maupun pedagang lain.

"Semua yang terbukti reaktif tersebut selama sudah dikarantina dan tidak boleh beraktivitas dengan orang lain," ujar Heru, Rabu (3/6).

Selain itu, lanjut Heru, jika mereka bekerja di pasar maka kios yang mereka gunakan untuk berjualan sementara harus ditutup. Demikian juga tukang gendong dan tukang parkir juga harus libur terlebih dahulu. Namun jika hasil tindak lanjut rapid test terbukti negatif, maka mereka diperbolehkan kembali beraktivitas di pasar.

"Meski belum 14 hari, kalau hasil swab test negatif mereka boleh jualan lagi. Kalau untuk saat ini kami masih terus aktif melakukan penyemprotan disinfektan baik di kios maupun pasar," jelasnya.

Heru menambahkan, dari kegiatan rapid test beberapa waktu lalu, ada belasan pedagang pasar tradisional yang reaktif. Yaitu 6 pedagang Pasar Kadipolo, 3 pedagang Pasar Legi, 5 pedagang Pasar Gede, dan 2 pedagang Pasar Depok.

"Untuk 2 pedagang di Pasar Depok ini hasil swab-nya negatif," jelasnya.

Lebih lanjut Heru menyampaikan, untuk kegiatan rapid test masih akan dilakukan di beberapa pasar tradisional. Ia berharap dalam waktu dekat rapid test dapat diprioritaskan di Pasar Notoharjo.

Seperti diketahui Pasar Notoharjo terdapat ratusan pedagang oprokan pagi dan siang hari. Pembeli di pasar ini juga relatif banyak dan tak sedikit yang berasal dari luar kota. (mdk/rhm)

Baca juga:
Rapid Test di Kota Serang, Satu Orang Reaktif Covid-19
Antisipasi Penyebaran Covid-19, RSUI Gelar Program Pekan Swab Test
Percepat Pemeriksaan Sampel Covid-19, Sumsel Tambah Laboratorium dan 3 Mesin TCM
Seorang Pedagang di Denpasar Positif Corona, 76 Orang Di-rapid Test
Rapid Test 58 Kelurahan di DKI, 5.682 Orang Reaktif Covid-19
Hingga 1 Juni 2020, Sudah 232.113 Orang Dites Covid-19 di Indonesia

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5