Ditinggal Beli Materai, Duit Rp46 Juta di dalam Mobil Raib

PERISTIWA | 17 September 2019 14:09 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Seorang warga Kabupaten Bandung, Alexander Fasha Bandung (32) tidak menduga kalau uang yang baru saja diambilnya dari bank akan hilang dari dalam mobil bersama sejumlah barang berharga lainnya. Ia menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca saat memarkirkan kendaraannya di sekitar Jalan Bratayudha, tepatnya di depan RS Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (17/9).

Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo menyebut bahwa sebelum kejadian korban diketahui mengambil uang dari Bank Mandiri di sekitar Jalan Ciledug. "Jumlah uang yang diambil, berdasarkan keterangan dari koran sebesar Rp46 juta," ujarnya, Selasa (17/9).

Usai mengambil uang, lanjut Uus, korban yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat berwarna hitam itu kemudian melewati jalan Bratayudha dan sempat berhenti di depan RS Guntur. Di sana korban diketahui hendak membeli materai di salah satu tempat foto copy.

"Korban ini memarkirkan kendaraan bernomor polisi D 1046 AFE di pinggir jalan kemudian membeli materai di tempat foto copy. Entah lupa atau sengaja, uang yang baru diambil ditinggalkan di dalam mobil bersama sejumlah barang berharga lainnya. Korban mengaku hanya meninggalkan kendaraannya itu sekitar 5 menit saja," katanya.

Saat Alexander kembali menuju kendaraannya, ia merasa kaget karena kaca pintu depan bagian kiri sudah dalam kondisi pecah. Selain itu, uang dan sejumlah barang berharga lainnya pun sudah raib.

"Korban ini menderita kerugian hingga Rp53.500.000 akibat peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca itu, karena selain uang tunai sebesar Rp46 juta, telepon genggam dan laptop miliknya diduga dibawa oleh pencuri," ungkapnya.

Kapolsek menyebut bahwa pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Pihaknya pun sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan langsung melakukan penyelidikan.

Baca juga:
Bermodus Ajak Main Ludo di Hotel, 3 Pria Perkosa dan Rampok 4 Wanita di Jakpus
6 Saksi Diperiksa Terkait Hilangnya Rp1,67 Miliar di Kantor Gubernur Sumut
Kakak Beradik Pelaku Begal di Samarinda Dibekuk Polisi
WNI di Malaysia Dirampok Komplotan Maling, Rp4,1 Miliar Raib
Misteri Hilangnya Uang Rp1,6 Miliar Milik Pemprov Sumut
Usut Duit Rp1,6 M Raib, Polda Sumut Heran Pemprov Masih Pakai Sistem Tunai

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT