Ditiup Angin Kencang, Kebakaran Lahan di Musi Banyuasin Lompati Sekat Bakar

PERISTIWA | 20 Agustus 2019 23:35 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Kebakaran lahan di Desa Muara Medak, Bayung Lincir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tidak kunjung padam. Api yang mulai muncul sepekan terakhir telah menghanguskan lebih dari seribu hektare.

Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengungkapkan, banyak upaya yang telah dilakukan untuk memadamkan api, mulai dari water bombing oleh enam unit helikopter, pemadaman darat, penggalian sekat, hingga pembuatan sekat bakar. Namun semuanya belum menunjukkan hasil maksimal.

"Tim membuat sekat bakar untuk mencegah api masuk ke areal yang belum terbakar, ternyata api melompat karena angin kencang," ungkap Ansori, Selasa (20/8).

Sekat bakar ini sebenarnya salah satu solusi mencegah kebakaran meluas. Sekat ini dibuat cukup lebar dan panjang agar di lahan gambut.

"Sudah dua kali tim membuat sekat bakar, tapi semuanya dilompati api, belum berhasil," ujarnya.

Dikatakannya, karhutla selama sepekan di Musi Banyuasin telah menghanguskan lebih dari satu hektare. Kebakaran hingga kini terus meluas dan menimbulkan asap yang mengarah ke Jambi sehingga sempat mengganggu aktivitas penerbangan di sana.

"Ratusan petugas tambahan kita kirim ke Musi Banyuasin, belum juga padam," pungkasnya.

Baca juga:
Karhutla di Musi Banyuasin Masuk Pemukiman, Ratusan Warga Dievakuasi
Anggota DPR: Kerugian Akibat Kebakaran Hutan Sangat Besar, Perlu Cepat Ditangani
6 Hari Berturut-turut, Karhutla di Musi Banyuasin Hanguskan 932 Hektar Lahan
Polda Kalbar Tangkap 40 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan
30 Anggota Manggala Agni Upacara HUT ke-74 RI di Lokasi Kebakaran Hutan
Kebakaran Selama 9 Jam, 15 Hektare Lahan di Kaltim Hangus Terbakar

(mdk/cob)