Dituduh Mencuri dan Culik Anak, Pria Depresi di Sukoharjo Dihajar Massa

PERISTIWA » MAKASSAR | 27 Januari 2020 20:53 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Nahas, seorang pemuda warga Sukoharjo Supriyanto (S), Jawa Tengah, dihajar massa saat berada di pasar burung Depok, Minggu kemarin. Dia menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga akan mencuri sepeda motor dan menculik seorang bocah.

Beruntung anggota Polresta Surakarta segera datang ke lokasi untuk mengamankan Supriyanto. Berdasarkan informasi di Kepolisian, Supriyanto melakukan perbuatan tersebut lantaran sedang menderita depresi. Bahkan sebelum melakukan tindakan tersebut, ia sempat over dosis usai meminum obat.

Wakasatreskrim Polresta Surakarta AKP Widodo mengatakan, saat ini pihaknya telah melepaskan Supriyanto setelah melakukan pemeriksaan mendalam kepada pelaku dan saksi. Karena berdasarkan keterangan keluarga, dia sedang menderita gangguan jiwa.

"Pelaku ternyata sedang mengalami depresi dan masih dalam perawatan medis. Menurut keterangan keluarga, dia meminum obat melebihi dosis sebelum kejadian berlangsung, Minggu sore," ujar Widodo, Senin (27/1).

Akibat over dosis hingga lima butir tersebut, sehingga berefek halusinasi.
Sebelum dihajar massa, Supriyanto sempat menggandeng tangan seorang bocah dan memaksanya ikut.

"Jadi dia itu berhalusinasi bahwa bocah yang digandeng itu anaknya. Kita juga sudah melakukan tes urine dan hasilnya negatif obat terlarang," terangnya.

Pertimbangan lainnya, apa yang dilakukan Supriyanto tersebut kasus ini tidak menimbulkan korban dan kerugian harta. Pelaku dan saksi, lanjut dia, juga sudah membuat surat pernyataan yang intinya tidak melanjutkan proses hukum.

Pihaknya menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat. Ia mengimbau warga agar masyarakat menyerahkan ke polisi jika terjadi kasus serupa. Sehingga tidak ada lagi tindakan kekerasan atau main hakim sendiri.

"Lebih baik langsung diserahkan ke polisi. Jangan main hakim sendiri," pungkas dia. (mdk/cob)

Baca juga:
Penusuk Sopir di Garut Ternyata Residivis, Ditangkap Saat Naik Angkot
Gara-Gara Helm, Seorang Pria di Kuta Tewas Dikeroyok
Gara-gara Meludah Kena Temannya, Sopir Angkot di Garut Ditusuk
Dendam, Bocah SMP Dibacok Musuh Saat Akan Pulang ke Rumah
Kabur Usai Bacok Istri, Suami di Kapuas Tinggalkan Motor di Semak Akibat Bensin Abis
Siswa SMP di Makassar Meninggal Dunia Setelah Dikeroyok Teman

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.