Diupah Rp5 Juta untuk Bawa 1 Kg Sabu ke Bali, Sopir Travel Terancam Hukuman Mati

Diupah Rp5 Juta untuk Bawa 1 Kg Sabu ke Bali, Sopir Travel Terancam Hukuman Mati
Ilustrasi borgol. shutterstock
NEWS | 27 April 2022 23:00 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Seorang sopir travel bernama Jeremi (41) membayar mahal kenekatannya membawa 1 kg sabu-sabu ke Kuta Selatan, Badung, Bali, hanya demi upah Rp5 juta. Dia ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan terancam hukuman maksimal pidana mati.

"Yang bersangkutan ditangkap berdasarkan pengembangan analisis tim intelijen terkait informasi adanya sindikat peredaran gelap narkotika di sekitaran wilayah Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali," kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, Rabu (27/4).

Lewat informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Pada Selasa (5/4) sekitar pukul 23.30 Wita, mereka menangkap pelaku di areal parkir rumah indekos di Jalan Wisma Nusa Permai, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Saat petugas melakukan penggeledahan, mereka menemukan satu buah kotak kardus warna cokelat berisi satu buah bungkus teh China bertuliskan "Guanyinwang" dari mobilnya. Di dalam kemasan itu terdapat plastik berisi kristal bening yaitu sabu dengan berat sekitar 1 kg.

"(Barang bukti) ditemukan di atas kursi penumpang baris pertama di belakang kursi pengemudi," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Jaringan Surabaya-Bali

Tersangka diduga bagian dari jaringan pengedar narkoba Surabaya-Bali. Dia mengaku disuruh seseorang bernama Kirno asal Surabaya, Jawa Timur.

"Yang bersangkutan (mengaku) disuruh oleh seseorang bernama Kirno di Surabaya untuk mengantarkannya kepada seseorang di Bali dengan imbalan sebesar Rp5 juta yang telah ditransfer ke rekening milik pelaku," ujarnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal-pasal itu memuat ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

Baca juga:
Singapura Eksekusi Mati Pria dengan Keterbelakangan Mental Terkait Kasus Narkoba
Antisipasi Peredaran Narkoba, Anjing Pelacak K9 Periksa Barang Pemudik
Belasan Pengedar Narkoba di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Ibu Rumah Tangga
Ditanam secara Hidroponik, Polisi Berhasil Bongkar “Kebun” Ganja di Apartemen Bekasi
Gerebek Gudang di Medan, Polda Metro Sita 471 Kg Ganja Kering
Belajar dari Youtube, Dua Orang Menanam Ganja Secara Hidroponik di Apartemen

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami