Divonis 3 Tahun Bui, Bahar bin Smith Sempat Cium Bendera Merah Putih

PERISTIWA | 10 Juli 2019 10:12 Reporter : Liputan6.com

Merdeka.com - Terdakwa kasus penganiayaan terhadap dua remaja, Bahar bin Smith divonis 3 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (9/7). Bahar terlihat mencium bendera merah putih setelah persidangan berakhir.

Berdasarkan pantauan di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Bahar tampak berjalan ke meja majelis hakim. Dia terlebih dulu menyalami hakim ketua Muhammad Edison dan dua anggota hakim lainnya.

Setelah itu, Bahar berjalan ke arah bendera merah putih yang berada di kanan hakim. Bahar pun menciumi bendera tersebut selama beberapa detik.

Sebelumnya, majelis hakim membacakan amar putusan. Bahar bin Smith dinyatakan bersalah atas perbuatannya menganiaya dua remaja.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Bahar bin Smith telah terbukti bersalah dan sah melakukan tindak pidana, turut serta serta mengakibatkan korban luka berat dan melakukan kekerasan terhadap anak. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 3 tahun serta denda Rp50 juta subsider 1 bulan," kata ketua hakim Muhammad Edison.

Menurut hakim, Bahar bin Smith bersalah sesuai pasal Pasal 333 ayat (2) KUHPidana dan atau Pasal 170 ayat (2) dan Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Atas putusan tersebut, baik tim kuasa hukum Bahar maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir. (mdk/cob)

Baca juga:
Hakim Nilai Perbuatan Bahar bin Smith Rugikan Nama Baik Ulama dan Santri
Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Bui, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Massa Kawal Sidang Vonis Bahar bin Smith, Polisi Pasang Kawat Berduri
Jaksa Patahkan Nota Pembelaan Bahar bin Smith
Bacakan Pleidoi, Habib Bahar Klaim Tak Berniat Melakukan Penganiayaan
Dituntut 6 Tahun Penjara, Bahar bin Smith Siap Tanggung Jawab

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.