Dokter Anak: ASI Eksklusif Pengaruhi Indeks Pembangunan Manusia

Dokter Anak: ASI Eksklusif Pengaruhi Indeks Pembangunan Manusia
PERISTIWA | 12 Agustus 2020 16:25 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan mengatakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif mampu memengaruhi "Human Development Index" atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang lebih baik di suatu negara.

"ASI eksklusif itu memengaruhi perkembangan otak dan ini berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia," kata dia saat diskusi daring peringatan Pekan Menyusui Sedunia yang dipantau di Jakarta dilansir Antara, Rabu (12/8).

Ia menjelaskan hal itu salah satunya dapat dilihat dari negara-negara yang memberikan cuti melahirkan lebih dari enam bulan. "Ini menunjukkan kualitas dan pertumbuhan anaknya lebih baik dibandingkan negara yang tidak memberikan hal tersebut. Misalnya Jerman yang memberikan cuti hingga 14 bulan dimana ayah dan ibu sang anak boleh memilih untuk bergantian cuti.

"Tentu dari sini angka Human Development Indexnya bisa dibandingkan dengan negara lain," kata dia.

Selain itu, ASI eksklusif tersebut pada dasarnya juga mampu menurunkan angka kematian pada anak sehingga hak anak untuk hidup dan hak anak untuk sehat bisa dipenuhi.

Baca Selanjutnya: Senada dengan itu Kepala Badan...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami