Dokter di Palembang Ditemukan Tewas di Dalam Mobil

Dokter di Palembang Ditemukan Tewas di Dalam Mobil
Ilustrasi penemuan mayat. ©2016 Merdeka.com
PERISTIWA | 23 Januari 2021 23:02 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Warga Jalan Sultan Mansyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, geger dengan penemuan mayat di dalam mobil yang terparkir di salah satu mini market, Jumat (22/1) pukul 23.00 WIB. Korban diketahui seorang pria berstatus sebagai dokter berinisial JF (49).

Korban pertama kali ditemukan oleh pegawai minimarket yang curiga mobil jenis Toyota Rush tak kunjung pindah sejak pagi. Malam harinya, dia mengecek isi mobil dan ternyata korban sudah tewas di dalamnya.

Polisi segera mendatangi TKP untuk mengevakuasi korban ke kamar mayat Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang. Dokter forensik telah menyelesaikan proses visum dan menemukan penyebab kematiannya.

Dokter forensik RS M Hasan Bhayangkara Palembang, Indra Nasution menjelaskan, korban tewas karena sakit. Diperkirakan korban menghembuskan napasnya sejak Jumat pagi atau belum 24 jam sebelum ditemukan lantaran otot tubuhnya belum kaku.

Dari hasil pemeriksaan ulang, tim forensik menemukan bintik pendarahan yang disebabkan kekurangan oksigen di daerah mata, wajah, tangan dan dada. Temuan itu menyimpulkan dugaan penyebab kematiannya.

"Korban meninggal dunia karena sakit jantung," ungkap Indra, Sabtu (23/1).

Dia mengakui JF baru saja menjalani vaksinasi Sinovac. Indra menilai vaksinasi itu tidak ada hubungan dengan penyebab kematiannya.

"Vaksin kan disuntikkan, jika disuntik reaksinya lebih cepat dan juga matinya lebih cepat juga. Saya kira, tidak benar korban meninggal karena divaksinasi," terangnya.

Juru bicara penanganan Covid-19 Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, korban menerima suntikan vaksin Sinovac sehari sebelum ditemukan tewas atau Kamis (21/1). Selama 30 menit usai divaksinasi, korban tidak menunjukkan reaksi apa-apa dan dipastikan aman.

"Bukan karena divaksinasi tapi sakit jantung, sesuai hasil pemeriksaan forensik. Kami imbau tenaga kesehatan tidak takut divaksinasi karena kematiannya tidak ada hubungan sama sekali," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
WNA Slovakia di Denpasar Tewas Dibunuh Mantan Pacar
Polda Riau: Haji Permata Alami 5 Luka Tembak di Tubuh, Meninggal di Atas Speedboat
Mayat Warga Malaysia Tak Utuh Ditemukan Nelayan di Pantai Bengkalis
Diduga Usai Bunuh Anak Gadisnya, Seorang Pria di TTS Gantung Diri
WN Slovakia Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Leher
Terjun saat Berkelahi, Seorang Pria Tewas Mengapung di Sungai Musi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami