Dokter Paru: Covid-19 Tak Melekat di Partikel Asap, Tapi Asap Perburuk Kondisi Pasien

Dokter Paru: Covid-19 Tak Melekat di Partikel Asap, Tapi Asap Perburuk Kondisi Pasien
PERISTIWA | 17 Juli 2020 13:26 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Dokter paru Rumah Sakit Persahabatan dr. Andika Chandra Putra memperkirakan virus SARS-CoV-2 tidak menempel pada partikel asap dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena asap tersebut bersuhu tinggi sehingga tidak memungkinkan COVID-19 berkembang biak.

"Logikanya kalau itu merupakan hasil dari kebakaran hutan, tentu suhunya tinggi. Kalau suhunya tinggi seharusnya virus bisa mati," kata Andika, seperti dilansir Antara, Jumat (17/7).

Ia mengakui bahwa asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu mekanisme pertahanan tubuh sehingga mempermudah risiko terkena COVID-19.

"Pada seseorang yang menderita COVID-19 juga bisa menjadi lebih berat lagi kondisinya karena terinhalasi zat-zat kebakaran tadi," ujarnya.

Namun demikian, ia tidak memperkirakan bahwa partikel virus SARS-CoV-2, penyebab COVID-19, dapat menempel pada partikel lain, termasuk partikel pada asap.

Ia memperkirakan bahwa partikel COVID-19 tersebut hanya akan menempel para droplet yang dikeluarkan penderita melalui batuk dan bersin yang kemudian pada droplet dengan partikel lebih besar dapat menular dalam jangkauan 1-2 meter, tetapi pada mikrodroplet dengan partikel yang lebih kecil virus tersebut dapat melayang-layang di udara selama beberapa waktu tertentu dalam jangkauan 6-10 meter.

"Jadi untuk yang large droplet-nya 1 sampe 2 meter. Tapi kalau yang mikrodroplet ini atau small droplet ini jangkauannya bisa 6 sampai 10 meter. Sehingga kalau itu berada di ruangan tertutup, risiko penularannya lebih besar," ujar Andika. (mdk/ded)

Baca juga:
Personel Korem 091 ASN di Samarinda Positif Covid-19 Usai Dinas Luar
Penelitian: Obat Hydroxychloroquine Tidak Efektif untuk Covid-19 Gejala Ringan
RSKI Pulau Galang Siap Terima Pasien Positif Corona dari Luar Batam
Wagub DKI: 237 Pedagang Pasar Tradisional di Jakarta Positif Covid-19
Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami