Doni Monardo Apresiasi Anies Beri Sanksi Denda Rp50 Juta untuk Rizieq

Doni Monardo Apresiasi Anies Beri Sanksi Denda Rp50 Juta untuk Rizieq
PERISTIWA | 15 November 2020 20:22 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta terkait pelanggaran berupa kegiatan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab yang mengumpulkan massa di rumah daerah Petamburan, Jakarta. Dalam hal ini, Pemprov DKI menjatuhkan denda Rp50 juta kepada Rizieq dan FPI.

"Gubernur Anies telah mengirimkan tim untuk menyampaikan surat denda administrasi sejumlah Rp50 juta kepada panitia yang menyelenggarakan acara itu," kata Doni saat konferensi pers di Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (15/11).

Menurutnya, denda tersebut merupakan yang tertinggi diterapkan kepada masyarakat terkait pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Jika nantinya masih terulang, jumlah denda akan berlipat ganda menjadi Rp100 juta.

Menurut Doni, Pemerintah DKI Jakarta juga memberikan sanksi kepada 17 orang termasuk sanksi fisik kepada 19 orang. Dari 17 individu yang terkena sanksi tersebut, Pemprov mengumpulkan Rp1,5 juta.

"Kami juga apresiasi Satgas DKI Jakarta yang tidak pandang bulu terhadap mereka yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan terutama yang tidak menggunakan masker pada kegiatan di Petamburan, Jakarta," katanya.

Sebelum dijatuhkan sanksi, Gubernur Anies Baswedan bersama Doni Monardo telah melakukan sejumlah upaya baik secara lisan maupun tulisan terkait kegiatan yang mengumpulkan massa di daerah Petamburan.

Dia menjelaskan pemberian bantuan masker kepada penyelenggara acara dan masyarakat ialah guna menekan kemungkinan paparan virus. Hal itu dilakukan setelah langkah-langkah pemberitahuan tidak diperhatikan oleh penyelenggara.

"Ini semata-mata untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang hadir, bukan upaya mendukung acara," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Doni juga meminta maaf apabila langkah-langkah yang telah dilakukan tersebut banyak pihak kurang berkenan. Namun, hal itu demi memberikan perlindungan terbaik kepada bangsa.

"Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," ucap Doni. (mdk/noe)

Baca juga:
Politik Akomodasi dan Ketidaktegasan Pemerintah Bubarkan Kerumunan Massa Rizieq
Doni Monardo: Pemberian Masker di Acara Rizieq Karena Kerumunan Tak Bisa Dihindari
Tak Bubarkan Kerumunan Massa di Acara Rizieq, Kasatpol PP Berdalih Sudah Tindak Tegas
Penjelasan Keluarga Rizieq Soal Kerumunan Massa dan Pelanggaran Protokol Kesehatan
Kasatpol PP DKI Sebut Rizieq Syihab Sudah Bayar Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan
Muhammadiyah Sindir Elite Agama dan Politik yang Langgar Protokol Kesehatan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami